Liputan6.com, Jakarta Jonny Evans resmi mengakhiri karier panjangnya sebagai pesepak bola profesional. Pemain asal Irlandia Utara itu mengumumkan pensiun setelah kontraknya berakhir di Manchester United.
Evans memutuskan untuk tetap bertahan di Manchester dengan mengambil peran baru di klub. Ia ditunjuk sebagai kepala divisi peminjaman dan pengembangan jalur pemain di Carrington.
Advertisement
Selama dua dekade kariernya, Evans dikenal sebagai bek yang tangguh dan berpengalaman. Kini, ia siap memulai babak baru di balik layar untuk mendukung perkembangan pemain muda.
Keputusan ini disambut hangat oleh klub dan penggemar. Evans dipandang sebagai sosok ideal untuk membantu membentuk generasi baru di Manchester United.
Resmi Gantung Sepatu
Evans mengakhiri perjalanan 20 tahun karier profesionalnya sebagai pesepak bola pada musim panas ini. Evans menyatakan bahwa ia menjalani masa pensiun dengan rasa syukur, bukan kesedihan.
"Saya ingin secara resmi mengumumkan pensiun dari karier bermain saya, bukan dengan kesedihan, tetapi dengan rasa bangga, syukur, dan antusiasme untuk babak baru yang akan datang," kata Evans dalam pernyataan resminya.
"Saya akan selamanya berutang budi kepada para manajer, pelatih, staf, dan tentu saja rekan-rekan setim yang telah menjadi kehormatan bagi saya untuk bekerja sama selama 20 tahun di dunia sepak bola profesional.
"Ucapan terima kasih terbesar dan paling tulus saya sampaikan kepada para penggemar yang telah mendukung saya di setiap langkah perjalanan ini.
"Merupakan suatu kehormatan bisa berada di atas lapangan dan merasakan semangat kalian, baik di kandang maupun tandang; saya akan selamanya bersyukur atas setiap dukungan yang telah diberikan."
Fokus Pada Pengembangan Pemain Muda
Sebagai kepala divisi peminjaman dan pengembangan jalur pemain, Evans akan bertugas mengatur peminjaman pemain muda ke klub lain. Ia juga akan bekerja sama dengan direktur sepak bola, Jason Wilcox, untuk merancang jalur terbaik bagi pengembangan bakat akademi.
Evans menyampaikan bahwa peran barunya ini bukan hanya tanggung jawab, melainkan juga kehormatan. Ia percaya bahwa pengalaman pribadinya dalam menjalani masa peminjaman dapat memberi dampak positif bagi para pemain muda.