Liputan6.com, Jakarta Arema FC resmi mendatangkan bek tengah asal Brasil, Odivan Koerich, untuk mengarungi kompetisi BRI Liga 1 musim 2025/2026. Perekrutan ini menjadi bagian dari gebrakan transfer Singo Edan di awal musim, seiring dengan masuknya pelatih anyar, Marcos Santos.
Koerich bukan nama yang familiar di sepak bola Eropa atau bahkan Brasil. Namun, keputusan Arema FC merekrut pemain berusia 26 tahun itu cukup menarik perhatian, bukan hanya karena latar belakangnya, tapi juga karena kemiripan fisiknya dengan bek Manchester United, Matthijs de Ligt.
Advertisement
Odivan Koerich memiliki postur yang nyaris identik dengan De Ligt. Keduanya sama-sama memiliki tinggi badan 1,90 meter dan struktur wajah yang serupa. Tak heran jika fans Arema di media sosial langsung membandingkan keduanya.
Akun @rza*** menulis komentar jenaka, “Koyok (seperti) De Light,” sementara pemilik akun @b44g***** turut melontarkan nada serupa. Bahkan ada yang sampai terkecoh dengan menulis, “Kirain Matthijs de Ligt.”
Kemiripan fisik ini memang menjadi daya tarik tersendiri, namun tantangan Koerich tentu jauh lebih besar: membuktikan diri di lapangan sebagai sosok tangguh di lini belakang Arema FC.
Rekam Jejak Odivan Koerich
Secara pengalaman, Koerich belum pernah mencicipi kasta tertinggi sepak bola Brasil. Ia tercatat pernah membela sejumlah klub seperti Parana, Juventude, dan Operario-PR. Musim lalu (2024/2025), ia bermain untuk Nautico Clube, klub yang berlaga di Serie C Brasil atau kasta ketiga.
Sayangnya, menit bermain Koerich musim lalu terbilang terbatas. Ia bukan pilihan utama di Nautico, dan kini datang ke Indonesia dengan semangat baru dan harapan besar untuk menghidupkan kembali kariernya.
Fakta bahwa Koerich juga memiliki darah keturunan Italia menambah warna tersendiri dalam profilnya. Ia akan menjadi elemen penting dalam proyek baru Marcos Santos di Arema FC.
Era Baru di Bawah Komando Marcos Santos
Masuknya Marcos Santos sebagai pelatih utama Arema FC musim ini menjadi titik awal dari banyak perubahan. Pelatih asal Brasil itu tampaknya ingin membangun skuad dengan karakteristik yang sesuai dengan visinya. Tak heran, banyak wajah baru yang diperkenalkan dalam waktu singkat, termasuk Koerich.
Arema FC cukup aktif di bursa transfer awal musim. Hingga Senin (30/6) pukul 16.00 WIB, sudah tujuh pemain yang resmi direkrut, termasuk nama-nama lokal seperti Adi Satryo dan Dwiki Mardiyanto, serta pemain asing seperti Paulinho Moccelin dan Valdeci.
Rekap transfer Arema FC
Pemain Masuk:
- Dwiki Mardiyanto
- Paulinho Moccelin
- Valdeci
- Odivan Koerich
- Adi Satryo
- Razzaa Fachrezi
- Dimas Aryaguna
Pemain Keluar:
- Charles Lokolingoy
- Flabio Soares
- Syaeful Anwar
- Dicki Agung
- Daffa Fahish
Data hingga Senin (30/6) pukul 16.00 WIB.