7 Eks Pemain Liga Inggris yang Kini Jadi Rekan Paul Pogba di AS Monaco

Paul Pogba resmi bergabung dengan AS Monaco dan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Kepindahan ini menandai comeback sang gelandang setelah absen panjang akibat sanksi doping.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 30 Juni 2025, 16:11 WIB
Paul Pogba memilih meninggalkan Old Trafford setelah kontraknya habis. Ia memutuskan untuk kembali ke Juventus setelah berpisah dengan MU. Pemain berusia 29 tahun tersebut sebelumnya pernah membela Juventus selama empat tahun antara 2012 sampai 2016. Pogba kembali ke Allianz Stadium dengan status bebas transfer. Gelandang asal Prancis tersebut dikontrak jangka panjang dengan durasi selama empat tahun. (AFP/Ethan Miller)

Liputan6.com, Jakarta Paul Pogba resmi bergabung dengan AS Monaco dan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Kepindahan ini menandai comeback sang gelandang setelah absen panjang akibat sanksi doping.

Pogba terakhir bermain secara kompetitif pada 2023, sebelum harus menjalani hukuman yang sempat menghentikan kariernya. Kini, ia mendapatkan kesempatan baru untuk bangkit di Ligue 1.

Kehadirannya di Monaco menambah kekuatan lini tengah tim asal Prancis tersebut. Namun yang menarik, Pogba tidak sendirian sebagai eks pemain Liga Inggris di skuad Monaco.

Beberapa nama lain yang pernah menghiasi lapangan Inggris kini juga membela klub berjuluk Les Rouges et Blancs. Sebagian besar pernah memperkuat tim-tim papan atas Liga Inggris.

Berikut ini tujuh eks bintang Liga Inggris yang kini satu tim dengan Paul Pogba di AS Monaco.


1. Mika Biereth

Bek Strasbourg, Mamadou Sarr (kanan), mencoba menahan tendangan Mika Biereth dari AS Monaco, pada pertandingan Ligue 1 Prancis di Louis II Stadium, 19 April 2025. (Valery HACHE / AFP)

Nama Mika Biereth mungkin belum terlalu dikenal luas, tetapi ia tengah membangun reputasi solid sebagai penyerang muda berbakat. Striker berusia 21 tahun ini merupakan jebolan akademi Arsenal dan menunjukkan potensinya di berbagai klub Eropa.

Ia sempat bersinar saat dipinjamkan ke Motherwell, lalu melanjutkan performa impresif bersama Sturm Graz. Di sana, ia membantu tim meraih gelar liga dan piala secara bersamaan.

Monaco merekrutnya pada Januari 2025 setelah melihat perkembangan pesatnya. Biereth memang belum sepenuhnya matang, tapi ia punya kekuatan, kecepatan, dan gaya main yang lugas di lini depan.


2. Mohammed Salisu

Selebrasi pemain Timnas Ghana, Mohammed Salisu dan Mohammed Kudus usai menjebol gawang Korea Selatan dalam pertandingan grup H Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Education City Stadium, Qatar, Senin (28/11/2022). (AP Photo/Lee Jin-man)

Mohammed Salisu dikenal penggemar Liga Inggris sebagai bek tengah yang sulit ditebak. Kadang tampil luar biasa, kadang seolah lupa cara bermain sepak bola.

Bek asal Ghana ini mencatat lebih dari 60 penampilan bersama Southampton. Ia dikenal lewat tekel-tekel keras dan blok berani, meski kadang juga membuat blunder aneh.

Salisu akhirnya hengkang ke Monaco pada musim panas 2023 setelah diganggu cedera dan performa yang naik turun. Di saat terbaiknya, ia cepat, kuat, dan penuh agresivitas, meski juga bisa membuat kesalahan yang mengejutkan.


3. Thilo Kehrer

Penyerang Turki Benfica Kerem Akturkoglu (2R) berebut bola dengan bek Monaco asal Jerman Thilo Kehrer (C) selama pertandingan sepak bola leg pertama babak sistem gugur Liga Champions UEFA antara AS Monaco dan SL Benfica di stadion Louis II (Stade Louis II) di Kerajaan Monaco, pada 12 Februari 2025.Valery HACHE / AFP

Thilo Kehrer datang ke Monaco dengan pengalaman panjang di level tertinggi sepak bola Eropa. Ia pernah bermain di Bundesliga, Ligue 1, dan Liga Inggris dalam kariernya sejauh ini.

Lanjut Baca:

Kariernya dimulai di Schalke sebelum pindah ke PSG pada 2018 dan meraih tiga gelar Ligue 1. Setelah itu, ia bergabung dengan West Ham dan jadi bagian penting tim yang menjuarai Conference League 2023. Kehrer dikenal sebagai pemain serba bisa yang bisa bermain di berbagai posisi lini belakang. Di luar lapangan, ia juga membawa pengaruh positif dengan kemampuan berbahasa yang luas dan latar budaya yang kuat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya