Filipe Luis Bersinar di Flamengo, Calon Pelatih Top Dunia?

Filipe Luis tampil gemilang bersama Flamengo di Piala Dunia Antarklub dan sukses kalahkan Chelsea. Ia kini digadang jadi pelatih top dunia.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 30 Juni 2025, 03:01 WIB
Pelatih Flamengo Filipe Luis memberikan instruksi saat pertandingan Grup D Piala Dunia Antarklub melawan Esperance de Tunis, Selasa, 17 Juni 2025. (AP Photo/Derik Hamilton)

Liputan6.com, Jakarta Flamengo tengah menikmati masa keemasan di bawah arahan pelatih muda Filipe Luis. Di usia 39 tahun, eks pemain Atletico Madrid dan Chelsea itu sukses mengantar timnya melaju impresif di ajang Piala Dunia Antarklub 2025.

Mengawali karier sebagai bek kiri, Filipe Luis kini membuktikan kapasitasnya sebagai juru taktik yang matang. Sejak menggantikan Tite pada Oktober 2024, ia berhasil mempersembahkan empat trofi domestik hanya dalam waktu singkat.

Direktur sepak bola Flamengo, Jose Boto, menyebut gaya kepelatihan Filipe Luis selaras dengan tren Eropa modern. “Dia sangat terstruktur, tidak mengubah pendekatan tim tanpa alasan. Saya sangat puas dengan kinerjanya,” ujar Boto kepada CBS.


Kalahkan Chelsea, Nama Luis Filipe Jadi Sorotan Eropa

Bek Chelsea, Filipe Luis (kanan) berebut bola dengan striker Wwatford, Odion Ighalo pada laga putaran ketiga Piala FA 2014/2015 di Stamford Bridge, London (4/1/2015). Filipe Luis yang kini berseragam Flamengo, didatangkan Chelsea pada awal musim 2014/2015 dari Atletico Madrid. Gagal bersaing memperebutkan tempat utama, membuatnya hanya tampil 26 laga dengan torehan 1 gol dan 1 assist. Pada awal musim 2015/2016 ia kembali ke Atletico Madrid. (AFP/Glyn Kirk)

Di Piala Dunia Antarklub, Flamengo tampil sempurna di fase grup dan mengunci posisi teratas. Kemenangan 3-1 atas Chelsea menjadi bukti paling nyata dari efektivitas strategi Luis Filipe.

Chelsea datang sebagai juara Liga Konferensi Eropa dan peringkat keempat Premier League musim lalu. Namun, mereka tak mampu mengimbangi pendekatan taktis Flamengo yang tampil solid dan penuh disiplin.

Keberhasilan itu membuat media Eropa memberi perhatian khusus pada FilipeLuis . Hubungannya yang erat dengan Diego Simeone, mantan pelatihnya di Atletico Madrid, disebut berperan besar dalam membentuk filosofi kepelatihannya saat ini.


Statistik Mentereng dan Tantangan Selanjutnya Hadapi Bayern

Para pemain Flamengo berpose untuk foto tim jelang pertandingan Grup D Piala Dunia Antarklub melawan Esperance de Tunis di Philadelphia, Senin, 16 Juni 2025. (AP Photo/Derik Hamilton)

Sejak ditunjuk sebagai pelatih utama, Filipe Luis mencatatkan 50 pertandingan dengan hasil luar biasa. Ia hanya kalah tiga kali dan mempersembahkan Copa do Brasil, Supercopa do Brasil, Campeonato Carioca, serta Taca Guanabara.

Menurut Fla Estatística, ia kini menempati peringkat ketiga dalam daftar pelatih Flamengo dengan rekor terbaik di abad ke-21. Filipe Luis hanya kalah dari Jorge Jesus (81,6% pada 2019) dan Joel Santana (77,7% pada 2005).

Ujian berikutnya bagi Filipe Luis datang pada laga penentuan kontra Bayern Mundhen pada Senin 30 Juni 2025 dini hari WIB di Hard Rock Stadium, Miami. Pertaruhan tiket ke perempat final akan menjadi ajang pembuktian berikutnya bagi pelatih yang sedang naik daun ini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya