Real Madrid, Itu Bukan Kekuatan Juventus yang Sesungguhnya

Real Madrid menjadi juara di grupnya dengan tujuh poin. Sementara itu, Juventus finis posisi kedua di grup mereka dengan enam poin.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 29 Juni 2025, 00:01 WIB
Nicolo Savona mengalami cedera dalam laga Juventus vs Manchester City di Piala Dunia Antarklub 2025. (AP Photo/Phelan M. Ebenhack)

Liputan6.com, Jakarta Laga antara Real Madrid dan Juventus di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 menjadi salah satu yang paling dinanti. Pertandingan ini akan digelar di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, dengan kick-off pada Rabu, 2 Juli 2025, pukul 02.00 WIB.

Real Madrid menjadi juara di grupnya dengan tujuh poin. Sementara itu, Juventus finis posisi kedua di grup mereka dengan enam poin.

Masing-masing tim sempat tergelincir. Madrid kehilangan poin saat melawan Al Hilal asuhan Simone Inzaghi, sementara Juventus kalah telak 2-5 dari Manchester City di laga terakhir grup.

Melihat performa Juventus ketika dihancurkan Manchester City, tak sedikit yang pesimistis dengan peluang mereka saat menghadapi Madrid. Namun, pelatih Madrid, Xabi Alonso, tetap tak mau meremehkan lawannya tersebut.


Alonso Tak Mau Madrid Lengah

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso memberikan instruksi kepada para pemainnya saat laga Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Al Hilal di Hard Rock stadium, Miami, Amerika Serikat, Kamis (19/06/2025) WIB. (AFP/Sandra Montanez)

Alonso meminta para pemainnya untuk tidak meremehkan Juventus. Ia menyadari bahwa kekalahan Juventus dari Manchester City tidak menggambarkan kekuatan sesungguhnya tim asal Italia tersebut.

"Hasil melawan City tidak penting – mereka punya tim hebat dan laga nanti pasti akan sangat berat," ujar Alonso, dikutip dari Tuttosport. Baginya, Juventus tetap ancaman nyata meski performa mereka naik-turun.

Alonso menegaskan pentingnya kewaspadaan di fase gugur. "Setelah lolos dari fase grup, setiap pertandingan terasa seperti final. Juve tetap Juve – mereka klub bersejarah di Eropa," tambahnya.


Juventus Tetap Klub Besar

Kenan Yildiz dari Juventus bereaksi setelah mencetak gol dalam pertandingan Grup G Piala Dunia Antarklub antara Juventus dan Wydad Casablanca di Philadelphia, Minggu, 22 Juni 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Rekam jejak Juventus di kompetisi Eropa tak bisa dipandang sebelah mata. Meski belum kembali ke puncak kejayaan, pengalaman mereka di panggung besar jadi modal tersendiri.

Alonso tahu betul apa artinya menghadapi tim seperti Juventus. Baginya, nama besar seperti Juve selalu punya potensi untuk mengejutkan lawan kapan pun.

Madrid sadar, satu kesalahan bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, Alonso terus mengingatkan pasukannya agar menjaga fokus sejak menit pertama.


Bagaimana Kondisi Mbappe?

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe tergeletak kecewa setelah timnya kalah dari Barcelona dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2024/2025 di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Spanyol, Minggu (11/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/Jose Breton)

Kondisi Kylian Mbappe menjadi perhatian menjelang pertandingan ini. Penyerang Madrid asal Prancis itu masih diragukan tampil usai pulih dari masalah lambung.

"Kami butuh Kylian, tentu saja. Kami ingin dia segera kembali dalam kondisi terbaik," kata Alonso. "Dia salah satu pemain terbaik dunia, jadi saya harap dia siap bermain. Saya tidak bisa menjamin, tapi kami optimistis" tambahnya.

Peran Mbappe begitu vital bagi Madrid musim lalu. Sejak didatangkan dari PSG, ia mencetak 31 gol dan memberikan tiga assist dalam 34 laga La Liga.

Sumber: Tuttosport, Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya