Gol, Assist, dan Gestur Cinta: Vinicius Junior Balas Kritik di Tengah Rumor Kontrak

Vinicius Junior mencetak gol dan assist saat Real Madrid menang atas Salzburg di Piala Dunia Antarklub, namun masa depannya di klub masih jadi teka-teki.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 28 Juni 2025, 01:32 WIB
Vinicius Junior membuka keunggulan Real Madrid atas FC Salzburg di menit ke-40, FRANCK FIFE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Musim terakhir Vinicius Junior di Real Madrid tidak berjalan mulus. Ia menjadi sorotan karena performanya yang dinilai menurun dan kabar tentang masa depannya di klub terus bergulir. Bahkan, beberapa kali sorakan terdengar dari pendukung Madrid di Santiago Bernabeu.

Namun, semuanya berubah saat Madrid mengalahkan Salzburg 3-0 di ajang Piala Dunia Antarklub. Di bawah hujan Philadelphia, Vinicius tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan satu assist. Senyum lebar menghiasi wajahnya saat menerima penghargaan pemain terbaik laga.

Penampilan itu bukan sekadar statistik. Bagi pelatih Xabi Alonso, kontribusi Vinicius lebih dari sekadar gol. Ia menyoroti pengorbanan sang pemain dalam bertahan sebagai bagian dari kebangkitan Real Madrid.


Vinicius Kembali Bersinar di Posisi Favoritnya

Vinicius Junior merayakan gol pertama Real Madrid saat menghadapi Salzburg dalam laga Grup H Piala Dunia Antarklub di Philadelphia, Jumat (27/6/2025). (AP Photo/Matt Slocum)

Kemenangan atas Salzburg memberi gambaran baru tentang cara Madrid memaksimalkan Vinicius. Alonso sempat menyebut sang pemain punya “hati yang baik” dan masih mencari posisi terbaik untuknya. Vinicius sendiri mengaku lebih nyaman bermain di tengah.

“Main di dalam membuat saya lebih dekat ke gawang, jadi bisa lebih sering cetak gol dan bikin assist,” kata Vinicius. Ia menyebut pernah menempati posisi itu saat Madrid juara Liga Champions bersama Ancelotti. Meski adaptasinya kini lebih menantang, hasilnya mulai terlihat.

Melalui sektor tengah, Vinicius membuka skor usai menerima umpan panjang dari Jude Bellingham. Sebelumnya ia sempat gagal memaksimalkan peluang di menit ke-20, tapi di menit ke-40, kerjasamanya dengan Bellingham sukses membuahkan gol lewat kaki kirinya.

Pemain Real Madrid Lucas Vazquez (kiri), Angola Eduardo Camavinga (kedua kiri), Vinicius Junior (kedua kanan), dan Rodrygo Goes (kanan) merayakan kemenangan Liga Champions usai mengalahkan Liverpool di Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 28 Mei 2022. Real Madrid mengalahkan Liverpool 1-0. (Anne-Christine POUJOULAT/AFP)

Kenangan Musim Lalu dan Sentuhan Klasik dari Vinicius

Kombinasi Vinicius dan Bellingham mengingatkan pada musim 2023/2024, ketika mereka jadi kunci keberhasilan Madrid meraih gelar ganda. Musim ini, sinergi itu belum sering terlihat. Namun, gol ke-106 Vinicius untuk Madrid, menyamai catatan Gareth Bale, menegaskan nilainya.

Di musim 2024/2025, Vinicius mencatatkan 22 gol dan 19 assist dalam 55 pertandingan. Ia kembali tampil percaya diri setelah masa-masa sulit, termasuk kekalahan dalam perebutan Ballon d’Or yang dimenangkan Rodri.

Terkait kontrak, Vinicius menyatakan masih terikat dua tahun lagi dan berharap bisa bertahan lama di Madrid. “Saya selalu bilang ingin habiskan karier di sini,” katanya, meski berbagai laporan di Spanyol mengklaim proses perpanjangan masih menggantung.


Assist Tumit, Gestur Emosional, dan Spekulasi Kontrak

Negosiasi kontrak baru Vinicius masih berjalan, dan pemain asal Brasil itu dikabarkan meminta paket senilai 30 juta euro per tahun, termasuk bonus perpanjangan yang belum pernah diberikan Madrid sebelumnya.

Di tengah semua itu, Vinicius mencetak gol dan langsung mencium lambang klub di dadanya, lalu memeluk Alonso di pinggir lapangan. Bukan hanya gol, assist-nya untuk Valverde juga menjadi sorotan, terutama karena dilakukan dengan tumit seperti “heel of God” milik Guti pada 2010.

“Saya belum lihat videonya, tapi semua orang bilang itu mirip Guti. Itu salah satu assist terindah dalam karier saya,” kata Vinicius.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya