Palmeiras vs Botafogo: Adu Gengsi Dua Jagoan Brasil

Pertemuan ini menjadi duel pertama kedua tim sejak hasil imbang 0-0 pada pekan perdana Serie A Brasil musim ini.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 27 Juni 2025, 20:22 WIB
Igor Jesus dari Botafogo berselebrasi bersama para suporter setelah mencetak gol dalam pertandingan Grup B Piala Dunia Antarklub antara PSG dan Botafogo di Pasadena, California, Kamis, 19 Juni 2025. (AP Photo/Jae C. Hong)

Liputan6.com, Jakarta Palmeiras dan Botafogo akan membuka babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 dengan bentrokan sengit yang penuh gengsi. Laga antara dua jagoan Brasil ini digelar di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (28/6) pukul 23.00 WIB. Satu tempat di perempat final dan supremasi atas rival senegara menjadi bumbunya.

Pertemuan ini menjadi duel pertama kedua tim sejak hasil imbang 0-0 pada pekan perdana Serie A Brasil musim ini. Waktu berlalu, tensi meningkat, dan panggung kali ini jauh lebih megah dari pertandingan domestik biasa. Ini adalah pertemuan penuh memori karena Botafogo pernah menyingkirkan Palmeiras di babak 16 besar Copa Libertadores tahun lalu.

Kini, atmosfer berbeda menyelimuti laga. Philadelphia bukan Sao Paulo atau Rio, tapi semangat Brasil akan membakar stadion. Siapa pun pemenangnya, mereka akan menjadi perwakilan Brasil pertama yang lolos ke delapan besar di Piala Dunia Antarklub edisi tahun ini.


Palmeiras Masih Percaya Gaya Lama

Kiper Inter Miami, Oscar Ustari (tengah) gagal menghalau bola tendangan pemain Palmeiras, Paulinho dalam laga Grup A Piala Dunia Antarklub 2025 di Hard Rock stadium, Miami, Amerika Serikat, Selasa (24/06/2025) WIB. (AFP/Chandan Khanna)

Palmeiras melaju ke babak 16 besar dengan status juara Grup A. Setelah hasil imbang tanpa gol melawan Porto dan kemenangan 2-0 atas Al Ahly, tim asuhan Abel Ferreira menyegel posisi puncak lewat comeback dramatis kontra Inter Miami. Dua gol dari Paulinho dan Mauricio menyamakan keadaan setelah sempat tertinggal 0-2.

Taktik minim rotasi masih jadi andalan Ferreira sepanjang turnamen. Estevao dan Raphael Veiga tampil reguler, sementara Felipe Anderson tetap jadi pelapis mewah di bangku cadangan. Kembalinya Anibal Romero jadi angin segar di lini tengah walau kehilangan bek Murilo akibat cedera paha cukup mengkhawatirkan.

Kini, Palmeiras membawa modal stabilitas, pengalaman, dan kekuatan kolektif. Mereka pernah menjuarai Copa Libertadores dua tahun beruntun dan tampil konsisten di level tertinggi. Meski begitu, rekor pertemuan terakhir kontra Botafogo dan performa lawan yang sedang panas jadi tantangan nyata.


Botafogo: Si Pembuat Kejutan dari Rio

Igor Jesus dari Botafogo memberi isyarat saat ia meninggalkan lapangan setelah meraih kemenangan dalam pertandingan Grup B Piala Dunia Antarklub antara PSG dan Botafogo di Pasadena, California, Kamis, 19 Juni 2025. (AP Photo/Jae C. Hong)

Tak banyak yang memprediksi Botafogo bakal segarang ini. Namun, tim besutan Renato Paiva menjelma jadi kuda hitam yang menggigit, bahkan menaklukkan PSG. Kemenangan atas raksasa Eropa itu jadi kemenangan pertama tim CONMEBOL atas wakil UEFA sejak 2012, saat Corinthians mengalahkan Chelsea.

Lanjut Baca:

Dengan mengumpulkan enam poin dari dua laga awal, termasuk kemenangan atas Seattle Sounders, Botafogo memastikan tiket dari Grup B. Kekalahan tipis 0-1 dari Atletico Madrid di laga terakhir tak mengubah posisi mereka. Kini, ujian sejati datang dalam wujud Palmeiras. Igor Jesus, sang penyerang yang dikabarkan bakal pindah ke Nottingham Forest, jadi tumpuan utama. Bersama Savarino dan Artur, lini depan Botafogo menjanjikan ledakan. Trio veteran di tengah—Allan, Gregore, dan Marlon Freitas—memberi keseimbangan, sementara Vitinho dipastikan pulih tepat waktu untuk memperkuat sisi sayap.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya