Arsenal Incar Christian Norgaard, Pemain yang Hampir Patahkan Kaki Gabriel Martinelli

Arsenal tengah aktif mencari tambahan amunisi di lini tengah untuk musim depan. Setelah merekrut Martin Zubimendi, The Gunners dikabarkan mengincar gelandang Brentford, Christian Norgaard.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 26 Juni 2025, 17:26 WIB
Gelandang Brentford, Christian Norgaard (kiri) berebut bola dengan striker Tottenham Hotspur, Son Heung-min pada laga Liga Inggris 2022/2023 di Gtech Community Stadium, London (26/12/2022). Christian Norgaard didatangkan Brentford dari Fiorentina pada awal musim 2019/2020 dengan nilai transfer 3,5 juta euro saat The Bees masih berkompetisi di Championship. Musim 2022/2023 ini ia telah tampil dalam 14 laga di Liga Inggris dengan torehan 1 gol dan 3 assist. (AFP/Ben Stansall)

Liputan6.com, Jakarta Arsenal tengah aktif mencari tambahan amunisi di lini tengah untuk musim depan. Setelah merekrut Martin Zubimendi, The Gunners dikabarkan mengincar gelandang Brentford, Christian Norgaard.

Namun target transfer ini memunculkan potensi tensi dalam skuad The Gunners. Sebab, Norgaard pernah terlibat insiden panas dengan Gabriel Martinelli di Liga Inggris.

Saat itu, Norgaard melakukan tekel keras yang nyaris mencederai winger asal Brasil. Martinelli bahkan mengaku marah dan menyebut aksi itu pantas diganjar kartu merah.

Kini, jika transfer terealisasi, keduanya bisa berada di ruang ganti yang sama. Situasi ini pun menjadi perhatian menjelang pramusim Arsenal.


Insiden Norgaard vs Martinelli

Pada masa tambahan waktu, atau menit ke-90+3, Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan untuk Arsenal. Skor 2-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. (JAVIER SORIANO/AFP)

Insiden itu terjadi dalam laga antara Arsenal dan Brentford pada April lalu. Norgaard melanggar Martinelli dengan tekel keras yang dianggap berbahaya.

Martinelli yang sedang menggiring bola dihentikan dengan cara kasar oleh gelandang asal Denmark. Ia sempat terpental dan mengaku bisa cedera parah jika kakinya menapak penuh.

“Saya belum melihat tayangannya lagi, tapi saat itu, kalau kaki saya menempel di tanah, dia bisa saja mematahkan kaki saya,” kata Martinelli.

“Dia [Norgaard] bilang tidak sengaja. Saya percaya, tapi tetap saja dia bisa mematahkan kaki saya. Bagi saya itu seharusnya kartu merah.

“Saya perlu melihatnya lagi untuk lebih yakin. Tapi menurut saya itu tekel yang kasar.”


Norgaard Jadi Target Arsenal

Gelandang Brentford Christian Norgaard (tengah) berebut bola striker Tottenham Hotspur Son Heung-Min dalam lanjutan Premier League di Tottenham Hotspur Stadium, Jumat (3/12/2021) dini hari WIB. Tottenham Hotspur berhasil mengalahkan Brentford dengan skor 2-0. (Daniel LEAL/AFP)

Meski memiliki riwayat insiden tersebut, Mikel Arteta tetap ingin mendatangkan Norgaard. Arsenal sudah melepas Jorginho dan kemungkinan kehilangan Thomas Partey.

Norgaard dinilai cocok mengisi lubang di lini tengah dengan pengalamannya di Premier League. Arsenal dilaporkan sudah menyiapkan tawaran sebesar 9,3 juta pounds untuk sang gelandang.

Gelandang 31 tahun itu masih punya kontrak dua tahun lagi bersama Brentford. Ia juga masuk radar Tottenham, yang kini ditangani mantan pelatihnya, Thomas Frank.


Pengalaman dan Gaya Main Norgaard

Gelandang asal Denmark #06, Christian Norgaard (kedua dari kiri), mencetak gol ketiga bagi timnya selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Leicester City dan Brentford di Stadion King Power di Leicester, Inggris bagian tengah, Sabtu dini hari WIB (22-2-2025). (Darren Staples/AFP)

Norgaard bukan nama besar di bursa transfer, tapi punya pengalaman penting. Ia sudah lama menjadi pilar utama Brentford dan juga menjabat sebagai kapten tim.

Thomas Frank pernah menyebut Norgaard sebagai pemain kunci dalam sistem permainannya. Ia dikenal punya kemampuan membaca permainan dan memotong serangan lawan.

“Christian telah menjadi bagian penting dari perjalanan luar biasa kami selama enam tahun terakhir. Ia adalah kapten klub kami dan salah satu pemain terpenting di tim ini," ungkap Frank.

“Kemampuannya membaca bahaya dan melakukan intersepsi berada di level yang sangat tinggi, begitu juga kemampuannya memainkan bola ke depan dalam sentuhan pertama atau kedua.

“Dan musim ini ia juga mulai memberikan ancaman gol! Saat pertama kali saya melatih Christian, posisinya adalah gelandang serang nomor 10; sekarang dia menjadi salah satu gelandang bertahan terbaik di Premier League. Saya sangat senang.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya