Liputan6.com, Jakarta Benfica akan menantang Bayern Munchen pada matchday terakhir Grup C Piala Dunia Antarklub 2025. Duel Benfica vs Bayern Munchen ini digelar di Bank of America Stadium, Charlotte, dengan kick-off Rabu, 25 Juni 2025, jam 02.00 WIB.
Benfica menatap laga ini dengan satu target sederhana: jangan kalah. Setelah mencatat empat poin dari dua pertandingan awal, hasil imbang saja sudah cukup untuk memastikan tiket ke babak 16 besar. Namun, menghadapi Bayern, meski raksasa Jerman itu sudah pasti lolos, bukan perkara mudah.
Advertisement
Tim asuhan Bruno Lage memang tampil meyakinkan saat membantai Auckland City 6-0. Akan tetapi, jika dilihat lebih dalam, laga itu baru meledak di babak kedua, setelah gol pembuka datang di menit ke-53. Meski dominan dan menciptakan enam peluang besar, lawan yang dihadapi tetap berada di level yang jauh di bawah.
Bayern Ingin Puncak Grup
Bayern sudah mengantongi tiket ke babak selanjutnya, tapi mereka belum selesai. Kemenangan 10-0 atas Auckland City dan 2-1 atas Boca Juniors membuat pasukan Vincent Kompany lolos fase gugur. Target mereka sekarang adalah menjadi juara Grup C.
Dengan koleksi enam poin, Bayern hanya butuh hasil imbang untuk mengamankan posisi teratas. Tak mengherankan jika Kompany tetap berencana menurunkan tim terbaiknya.
Mereka punya rekor yang sangat menguntungkan saat bersua Benfica. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Bayern tak terkalahkan—enam kali menang, satu kali imbang, dengan koleksi 20 gol. Kepercayaan diri tinggi bukan hanya karena sejarah, tapi juga performa mutakhir mereka di bawah Kompany yang belum terkalahkan dalam sembilan laga terakhir.
Form Benfica Masih Belum Stabil
Meski menang besar atas Auckland City, Benfica tak berada dalam kondisi sempurna. Kemenangan itu merupakan yang pertama dari lima pertandingan terakhir mereka. Namun, konsistensi mencetak gol jadi modal berharga: mereka tak pernah gagal menjebol gawang lawan dalam 17 laga terakhir.
Musim lalu, Benfica finis sebagai runner-up di Primeira Liga, mengoleksi 80 poin—angka yang sama seperti musim sebelumnya. Konsistensi mereka di liga domestik cukup terjaga, tapi performa di level internasional masih harus dibuktikan.