Liputan6.com, Jakarta Rider muda Indonesia, Narantraya Jeihan Widjaya, kembali menunjukkan konsistensi dan kematangan di arena show jumping nasional. Dalam ajang FEI CSIJ‑B International Jumping Competition 2025, kelas CS16 Category B (70–90 cm), ia yang mewakili Djiugo Private Stable berhasil meraih JUARA 3 dari total 47 rider, tampil di Equinara Pulomas Horse Sports, Jakarta.
Dengan mencatatkan hasil lomba Phase 1: 41,16 detik pada Phase 1 dan 24,72 detik pada Phase 2 tanpa mencatat skor penalti. Dengan raihan ini, Jeihan hanya tertinggal dari Djalu Hakim yang mencatat 39,16/ 21,49 dan Wahyu Nathaniel yang mencatat waktu 37,26 / 23,12 (0/0)
Advertisement
Capaian ini merupakan kelanjutan dari peningkatan performa Jeihan dalam satu tahun terakhir, termasuk: FEI Jumping World Cup SEA League 2024, Arthayasa (Desember) dengan mencapai peringkat ke‑8 dari 38 rider dan Surabaya Jumping Master 2025, Surabaya (Februari): Juara 1 kategori 75 cm U‑16.
Tanpa Penalti
Dari 47 peserta, hanya 25 rider menyelesaikan kedua fase tanpa penalti. Jeihan tampil tenang dan presisi, memaksimalkan tight turns, inside lines, dan jalur cepat yang efisien — kombinasi teknik dan strategi yang mencerminkan kedewasaan dalam membaca course.
Dilatih oleh Coach Reshawana Argya Radinal di Djiugo Private Stable, Jeihan juga mengikuti Longines Training Camp Jakarta (15–22 Juni 2024) bersama pelatih asal Jerman, Thorsten Wittenberg. Ia mendalami Stride control, Course management dan International rhythm
Event Berikutnya
Untuk event berikutnya, Jeihan akan dijadwalkan tampil di:FEI CSI‑W League Final Indonesia Grand Prix pada 4–6 Juli 2025 dan Djiugo Next Adventure pada 10–13 Juli 2025. Ia juga diproyeksikan debut internasional di Jerman dan Belanda akhir 2025 ini.