Timnas Iran Terancam Gagal Tampil di Piala Dunia 2026 karena Konflik dengan Israel dan Hubungan dengan Amerika?

Timnas Iran sudah mengamankan satu tempat di Piala Dunia 2026, tapi partisipasi mereka kini justru berada dalam situasi tidak pasti

oleh Asad ArifinDiperbarui 24 Juni 2025, 16:54 WIB
Iran menyusul Jepang untuk tampil di pesta akbar sepakbola tersebut. Iran mendapatkan tiket lolos itu setelah berimbang 2-2 kontra Uzbekistan di Azadi Stadium, Selasa (25/3/2025) malam WIB. Iran memang cuma butuh satu poin untuk lolos. (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Iran sudah mengamankan satu tempat di Piala Dunia 2026. Namun, partisipasi mereka di ajang sepak bola terakbar itu kini berada dalam ketidakpastian besar dan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari FIFA.

Bukan karena urusan teknis di lapangan, melainkan akibat eskalasi ketegangan geopolitik yang melibatkan Israel. Selain itu, hubungan Iran dengan Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah tak cukup bagus.

Seperti diketahui, hubungan antara Iran dan Israel sudah lama berada di titik didih. Dua negara itu saling serang, baik secara langsung maupun lewat proksi. Belum lama ini, ketegangan memuncak setelah adanya serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, yang dituding dilakukan oleh Israel, serta ancaman balasan dari Teheran.

Situasi ini harus menjadi perhatian serius FIFA. Apalagi, Amerika Serikat merupakan salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko. Iran sangat mungkin dijadwalkan bermain di tanah AS, dan itu membuka sederet persoalan besar.


Timnas Iran Berpotensi Kena Sanksi FIFA

Para pemain dan tim teknis Iran merayakan kemenangan setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia Grup A antara Iran dan Uzbekistan, pada 25 Maret 2025 di Teheran. (AFP)

FIFA bukan tanpa preseden dalam menjatuhkan sanksi kepada negara peserta karena alasan politik dan keamanan. Rusia, misalnya, diskors dari semua kompetisi FIFA dan UEFA sejak menginvasi Ukraina pada 2022.

Kongo juga sempat diskors karena campur tangan pemerintah dalam urusan federasi sepak bolanya. Bahkan, beberapa negara lain seperti Eritrea, Jerman, Jepang, hingga Meksiko, pernah absen dari Piala Dunia karena alasan non-teknis.

Situasi Iran tak kalah pelik. Selain konflik bersenjata dengan Israel, mereka juga menghadapi hubungan yang tegang dengan Amerika Serikat. Dalam sejarahnya, kedua negara ini sudah sering bersitegang, dan kini kembali di ujung tanduk setelah serangkaian aksi militer di kawasan Timur Tengah.


Kendala Visa dan Keamanan

Dari tujuh negara yang telah mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026, tiga di antaranya merupakan tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. (AFP/Dylan Buell/Getty Images/AFP)

Ancaman terbesar bagi partisipasi Iran bukan hanya soal sanksi formal dari FIFA, tetapi juga hambatan administratif dan keamanan. Berdasarkan laporan Reuters, Iran masuk dalam daftar negara yang terkena pembatasan visa penuh ke Amerika Serikat, merujuk pada kebijakan imigrasi era Presiden Donald Trump.

Para pemain, staf pelatih, hingga suporter Iran kemungkinan besar akan kesulitan memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat. Ini menjadi tantangan nyata jika Iran harus bermain di wilayah AS.

Lanjut Baca:

Saat ini, dari seluruh jadwal yang ada, hanya satu posisi di Grup A, yakni unggulan ketiga, yang memungkinkan sebuah tim memainkan semua laga fase grup di luar AS, yakni di Meksiko. Namun, Andai berhasil lolos dari fase grup, Iran mungkin akan tetap bermain di Amerika Serikat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya