Profil Veda Ega Pratama: Pembalap Muda Indonesia yang Mendunia

Kenali lebih dekat Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia yang menorehkan sejarah dengan kemenangan ganda di Red Bull Rookies Cup dan sederet prestasi lainnya.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 23 Juni 2025, 15:41 WIB
Veda Ega Pratama (tengah) saat sapu bersih podium pertama balapan Red Bull Rookies Cup 2025 di Sirkuit Mugello. (Astra Honda Motor)

Liputan6.com, Jakarta - Veda Ega Pratama adalah nama yang sedang bersinar di dunia balap motor internasional. Pembalap muda asal Indonesia ini telah mencuri perhatian dengan bakatnya yang luar biasa dan serangkaian prestasi gemilang.

Lahir di Gunungkidul, Yogyakarta, pada 23 November 2008, Veda mewarisi darah balap dari ayahnya, Sudarmono, seorang mantan pembalap nasional. Dengan usia yang masih sangat muda, Veda telah membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di dunia balap.

Minat Veda pada balap motor tumbuh sejak usia dini. Ia memulai kariernya di dunia balap dengan menekuni motocross pada usia enam tahun, sebelum akhirnya beralih ke road race pada usia delapan tahun. Dukungan penuh dari keluarga, terutama ayahnya, menjadi faktor penting dalam perkembangan kariernya. Bahkan, tempat latihannya pun terbilang unik, yaitu di parkiran Pasar Hewan Siwonoharjo, Yogyakarta, selain berlatih di sirkuit seperti Mandalika.

Artikel ini akan mengulas lebih dalam tentang profil Veda Ega Pratama, perjalanan kariernya, prestasi yang telah diraih, serta tantangan yang dihadapinya di masa depan.


Awal Karier dan Dukungan Keluarga Veda Ega Pratama

Veda Ega Pratama. (Dok AHM)

Veda Ega Pratama memulai karier balapnya di usia yang sangat muda, yaitu enam tahun. Awalnya, ia menekuni motocross dan berhasil meraih beberapa prestasi di tingkat nasional, seperti peringkat 4 Motocross Nasional 50cc pada tahun 2016 dan peringkat 15 Motocross Nasional 65cc pada tahun 2017. Namun, pada usia delapan tahun, Veda memutuskan untuk beralih ke road race, sebuah keputusan yang ternyata membawanya menuju kesuksesan yang lebih besar.

Dukungan keluarga, terutama dari ayahnya, Sudarmono, memegang peranan penting dalam perkembangan karier Veda. Sebagai seorang mantan pembalap nasional, Sudarmono memberikan bimbingan dan dukungan teknis yang sangat berharga bagi Veda. Ia juga memberikan Veda motor MiniGP saat berusia 5 tahun.

Selain itu, keluarga juga memberikan dukungan moral dan finansial yang tak ternilai harganya. Mereka selalu hadir di setiap balapan untuk memberikan semangat dan dukungan kepada Veda. Bahkan, mereka rela berkorban untuk memastikan Veda mendapatkan fasilitas dan pelatihan yang terbaik.


Prestasi Gemilang Veda Ega Pratama di Kancah Nasional dan Internasional

Veda Ega Pratama saat finis pertama pada ajang Red Bull Rookies 2025 di Sirkuit Mugello hari Sabtu (21/06/2025). (Red Bull Rookies Cup 2025)

Setelah beralih ke road race, Veda Ega Pratama terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2018, ia berhasil meraih juara 1 di Motoprix Championship dan Honda Dream Cup (HDC). Setahun kemudian, pada tahun 2019, ia kembali meraih juara 1 di One Prix Championship Beginner Class. Prestasi-prestasi ini membuktikan bahwa Veda memiliki bakat dan potensi yang besar di dunia balap motor.

Lanjut Baca:

Namun, puncak karier Veda Ega Pratama sejauh ini adalah ketika ia berhasil meraih juara 1 di Asia Talent Cup (ATC) pada tahun 2023. Kemenangan ini membuktikan bahwa Veda mampu bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik di Asia. Selain itu, ia juga berhasil meraih peringkat 8 di Red Bull MotoGP Rookies Cup pada tahun 2024, sebuah ajang balap bergengsi yang menjadi wadah bagi para pembalap muda berbakat dari seluruh dunia. Terbaru, Veda mencetak sejarah dengan meraih kemenangan ganda (back-to-back) di Red Bull Rookies Cup seri Italia 2025 di Sirkuit Mugello. Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih kemenangan ganda di ajang tersebut, mengalahkan rider-rider kuat dari berbagai negara, termasuk Malaysia dan Spanyol.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya