Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund: Semangat Afrika Menantang Nama Besar Eropa

Duel ini akan digelar di TQL Stadium, Cincinnati, pada Sabtu, 21 Juni 2025, pukul 23.00 WIB.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 20 Juni 2025, 14:37 WIB
Jobe Bellingham (kiri) dari Borussia Dortmund dan German Cano (kanan) dari Fluminense berebut bola dalam pertandingan Grup F Piala Dunia Antarklub antara Fluminense dan Borussia Dortmund di East Rutherford, Selasa, 17 Juni 2025. (AP Photo/Seth Wenig)

Liputan6.com, Jakarta Mamelodi Sundowns bersiap menghadapi tantangan terbesar mereka sejauh ini di Piala Dunia Antarklub 2025. Klub asal Afrika Selatan itu akan berjumpa raksasa Bundesliga, Borussia Dortmund, pada matchday kedua Grup F. Duel ini akan digelar di TQL Stadium, Cincinnati, pada Sabtu, 21 Juni 2025, pukul 23.00 WIB.

Meski berstatus tim unggulan dari pot terbawah, semangat Sundowns tak bisa diremehkan. Mereka baru saja mencatatkan kemenangan perdana di ajang ini saat menaklukkan Ulsan Hyundai 1-0. Gol tunggal Iqraam Rayners menjelang jeda babak pertama menjadi penentu langkah penting Masandawana.

Di sisi lain, Borussia Dortmund datang sebagai tim dengan peringkat ketiga tertinggi dari Eropa, berdasarkan ranking empat tahunan UEFA. Namun, tekanan tinggi juga melekat pada mereka, apalagi setelah start mengecewakan melawan Fluminense.


Musim Domestik Gemilang, Panggung Dunia Menantang

Para pemain Mamelodi Sundowns berpose untuk foto tim jelang pertandingan Grup F Piala Dunia Antarklub melawan Ulsan HD di Orlando, Selasa, 17 Juni 2025. (AP Photo/Phelan M. Ebenhack)

Sundowns tampil luar biasa di liga domestik dengan meraih gelar juara Liga Utama Afrika Selatan untuk kali kedelapan berturut-turut. Mereka unggul 12 poin dari pesaing terdekat, Orlando Pirates, menunjukkan dominasi yang tak tergoyahkan. Musim ini juga menandai kebangkitan mereka di level kontinental.

Kembali tampil di final Liga Champions CAF untuk pertama kalinya sejak 2016, Sundowns sayangnya harus puas sebagai runner-up. Mereka kalah agregat 2-3 dari Pyramids FC, klub asal Mesir yang bermain sangat efektif. Meski begitu, capaian itu jadi modal berharga untuk tampil percaya diri di ajang dunia.

Tak hanya soal prestasi, aspek finansial juga memberi motivasi besar. Partisipasi mereka di Piala Dunia Antarklub ini sudah menghadirkan pendapatan sekitar $11,55 juta (sekitar Rp189 miliar), jauh lebih besar dibanding hadiah juara Liga Champions CAF yang hanya di bawah $5 juta (sekitar Rp82 miliar).


Dortmund Butuh Jawaban, Bukan Alasan

Serhou Guirassy (kanan) dari Borussia Dortmund dan Samuel Xavier dari Fluminense berebut bola dalam pertandingan Grup F Piala Dunia Antarklub antara Fluminense dan Borussia Dortmund di East Rutherford, N.J., Selasa, 17 Juni 2025. (AP Photo/Frank Franklin II)

Berbanding terbalik dengan Sundowns, Borussia Dortmund justru harus menjawab banyak pertanyaan usai hasil imbang tanpa gol melawan Fluminense. Laga perdana mereka diwarnai cuaca buruk dan kondisi lapangan yang buruk di MetLife Stadium. Namun, itu tak cukup untuk menutupi fakta bahwa mereka kalah dominan.

Fluminense lebih banyak mengancam, memaksa Gregor Kobel bekerja keras di bawah mistar. Dortmund hanya sesekali keluar dari tekanan, dan jelas butuh peningkatan signifikan untuk menghindari hasil mengecewakan kedua. Kritik terhadap performa mereka menguat seiring ekspektasi tinggi dari penggemar dan media.

Lanjut Baca:

Pelatih Niko Kovac diyakini akan melakukan rotasi penting di laga kedua ini. Skuatnya masih bertabur bintang dan punya kedalaman cukup untuk membalikkan keadaan. Dengan status unggulan, hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan muka BVB di Cincinnati.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya