Liputan6.com, Jakarta- Pascal Wehrlein, nama yang mungkin familiar bagi penggemar Formula 1, kini menjelma menjadi bintang baru di ajang balap mobil listrik, Formula E. Pembalap asal Jerman ini berhasil meraih gelar juara dunia Formula E musim 2023-2024. Pencapaian ini menandai puncak kariernya setelah sempat malang melintang di dunia Formula 1.
Wehrlein, yang pernah menjadi rekan satu tim Rio Haryanto di tim Manor pada Formula 1 musim 2016, menunjukkan performa yang menjanjikan kala itu. Sayangnya, kariernya di Formula 1 tidak berjalan sesuai harapan. Setelah membela tim Sauber pada tahun 2017, ia kemudian memutuskan untuk beralih ke Formula E.
Advertisement
Keputusan Wehrlein untuk pindah ke Formula E terbukti tepat. Ia mampu beradaptasi dengan cepat dan menunjukkan potensinya sebagai pembalap papan atas. Bersama tim Porsche, Wehrlein berhasil meraih kemenangan demi kemenangan, hingga akhirnya mengantarkannya meraih gelar juara dunia Formula E.
Sosok Wehrlein akan menjadi sorotan utama saat Formula E 2025 kembali digelar di Jakarta pada Sabtu 21 Juni 2025.
Awal Karier Pascal Wehrlein di Formula 1
Sebelum bersinar di Formula E, Pascal Wehrlein sempat mencicipi kerasnya persaingan di Formula 1. Ia memulai debutnya di Formula 1 pada tahun 2016 bersama tim Manor, di mana ia menjadi rekan satu tim Rio Haryanto. Wehrlein menunjukkan beberapa penampilan yang cukup baik, bahkan berhasil meraih satu poin di Grand Prix Austria.
Pada tahun 2017, Wehrlein pindah ke tim Sauber. Meskipun menunjukkan beberapa peningkatan, ia tetap kesulitan untuk bersaing dengan para pembalap papan atas. Akhirnya, ia memutuskan untuk meninggalkan Formula 1 dan mencari tantangan baru di Formula E.
Meskipun kariernya di Formula 1 tidak terlalu gemilang, pengalaman yang didapat Wehrlein di ajang tersebut sangat berharga. Ia belajar banyak tentang teknik balap, strategi, dan manajemen tim. Pengalaman ini kemudian membantunya untuk sukses di Formula E.
Kesuksesan Pascal Wehrlein di Formula E
Kepindahan Pascal Wehrlein ke Formula E menjadi titik balik dalam kariernya. Ia mampu menunjukkan potensinya sebagai pembalap papan atas dan meraih banyak kesuksesan. Bersama tim Porsche, Wehrlein menjadi salah satu pembalap yang paling diperhitungkan di Formula E.