Gennaro Gattuso Tiru Ucapan Jose Mourinho: Saya Bukan Harry Potter!

Gennaro Gattuso resmi jadi pelatih baru Timnas Italia. Ia kutip Mourinho dan janji tak pakai sihir, hanya kerja keras demi lolos ke Piala Dunia 2026.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 20 Juni 2025, 01:52 WIB
Gennaro Gattuso saat masih menjadi pelatih Napoli (Giuseppe Zanardelli/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta Gennaro Gattuso resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Italia. Dalam konferensi pers perdananya, eks gelandang AC Milan itu langsung menegaskan bahwa dirinya bukan pesulap, mengutip kalimat terkenal dari Jose Mourinho, dan datang dengan misi sederhana: Membatasi kerusakan dan bekerja keras.

“Mourinho benar, saya tidak melakukan sihir,” kata Gattuso dalam pernyataannya. “Saya hanya bisa berjanji akan bekerja keras. Hari-hari yang tersedia sedikit, jadi kami harus berusaha sebisa mungkin untuk tidak membuat kerusakan. Saya ulangi: seminimal mungkin kerusakan.”

Pernyataan itu menandai awal era baru di bawah Gattuso, yang akan menghadapi tantangan berat membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2026.


Gaya Gattuso: Seratus Mil per Jam dan Tanpa Kompromi

Gennaro Gattuso, pelatih Hajduk Split. (Bola.com/IG hnkhajduk)

Meski dikenal garang saat bermain, Gattuso menegaskan dirinya bukan “polisi jahat” atau pelatih bengis. Namun ia tetap menuntut totalitas penuh dari para pemainnya, baik di laga maupun sesi latihan.

“Pemain harus berlari 100 mil per jam,” tegasnya. “Di latihan, mereka harus mengayuh, harus bekerja dengan serius dan penuh komitmen. Apa pun yang terjadi di luar lapangan, itu tidak penting.”

Gattuso juga menolak dicap sebagai pelatih keras kepala. Baginya, yang terpenting adalah etos kerja tinggi dan kedisiplinan kolektif, bukan otoritas individu yang menakutkan.


Tugas Berat: Italia Harus Segera Bangkit

Pemain depan Italia #09, Moise Kean (kiri), merayakan golnya bersama rekan-rekannya selama pertandingan leg kedua perempat final UEFA Nations League antara Jerman dan Italia di stadion Signal Iduna Park di Dortmund, Jerman Barat, Senin dini hari WIB (24-3-2025). (Kirill KUDRYAVTSEV /AFP)

Italia saat ini berada di bawah tekanan besar setelah hasil mengecewakan di ajang internasional. Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi harga mati, dan Gattuso harus segera memutar otak dengan waktu persiapan yang minim.

Rangkaian laga krusial menanti dalam waktu dekat, dan Gattuso dituntut memberikan hasil instan sambil membangun ulang mentalitas juara. “Waktu tidak berpihak pada kami, tapi kami tidak bisa bersembunyi. Tim ini harus bertarung,” tegasnya.

Penunjukan Gattuso diharapkan membawa semangat baru, meski harapan tak boleh melambung terlalu tinggi. Ia sudah memperingatkan sejak awal: ini bukan soal sihir, ini soal kerja keras.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya