PSG vs Botafogo: Kembali Superior?

PSG tampil superior saat menghancurkan Atletico Madrid 4-0. Sementara itu, Botafogo harus bersusah payah untuk menaklukkan Seattle Sounders 2-1.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 19 Juni 2025, 13:10 WIB
Pemain Paris Saint-Germain (PSG) merayakan gol yang dicetak Fabian Ruiz ke gawang Atletico Madrid dalam laga Grup B Piala Dunia Antarklub 2025 di Rose Bowl stadium, Los Angeles, Senin (16/6/2025) dini hari WIB. (Frederic J. Brown / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Paris Saint-Germain (PSG) dan Botafogo akan bentrok di matchday kedua Grup B Piala Dunia Antarklub 2025. Laga panas ini akan digelar di Rose Bowl, Pasadena, pada Jumat, 20 Juni 2025 pukul 08.00 WIB. Sama-sama menang di laga pembuka, kedua tim kini membidik langkah ke babak 16 besar.

PSG tampil superior saat menghancurkan Atletico Madrid 4-0. Sementara itu, Botafogo harus bersusah payah untuk menaklukkan Seattle Sounders 2-1. Laga ini menjadi pertemuan unik antara juara Eropa dan Amerika Selatan yang sedang haus prestasi.

Atmosfer Pasadena diprediksi membara menyambut bentrokan dua gaya sepak bola yang kontras. PSG tampil modern dan cepat, sedangkan Botafogo mengandalkan determinasi khas Brasil.


PSG on Fire: Dominasi Berlanjut

Lucas Hernandez (kiri) dari Paris Saint-Germain (PSG) dan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid tampak akrab di akhir pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia Antarklub di Pasadena, California, Minggu, 15 Juni 2025. (AP Photo/Jae Hong)

PSG melanjutkan performa luar biasa mereka sejak menjuarai Liga Champions. Tim asuhan Luis Enrique memulai turnamen ini dengan kemenangan besar atas Atletico Madrid, mencetak empat gol tanpa balas. Keunggulan itu tercipta lewat perpaduan gelandang kreatif dan pemain pengganti yang efektif.

Fabian Ruiz dan Vitinha mencetak dua gol pertama sebelum Senny Mayulu dan Lee Kang-in memastikan kemenangan di babak kedua. Dengan kemenangan itu, PSG memuncaki klasemen Grup B dan makin difavoritkan untuk juara. Keperkasaan ini merupakan kelanjutan dari kemenangan mereka di Coupe de France dan final Liga Champions, dengan agregat tiga laga terakhir 12-0.

Tak hanya produktif, PSG juga stabil di semua lini. Mereka belum kebobolan dan punya banyak opsi di lini serang. Melawan Botafogo, kemenangan akan membuka jalan lebar ke babak gugur.


Botafogo: Ujian Sesungguhnya Dimulai

Para pemain Botafogo berselebrasi setelah Jair Cunha mencetak gol pembuka dalam pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia Antarklub antara Botafogo dan Seattle Sounders di Seattle Lumen Field, Seattle, Minggu, 15 Juni 2025. (AP Photo/Ryan Sun)

Botafogo datang ke Amerika Serikat sebagai juara Copa Libertadores 2024. Meski sempat tumbang 0-3 dari Pachuca di Piala Interkontinental, mereka bangkit saat melawan Seattle Sounders. Dua gol di babak pertama cukup untuk mengamankan tiga poin penting.

Kemenangan atas Seattle menjadi modal berharga, tapi tantangan sesungguhnya baru dimulai. Melawan PSG, Botafogo tahu bahwa mereka harus tampil lebih rapat dan disiplin. Statistik menunjukkan mereka menang empat laga terakhir, tapi kualitas lawan kini berbeda jauh.

Kehilangan beberapa bintang seperti Luiz Henrique dan Thiago Almada membuat performa Botafogo sedikit menurun musim ini. Mereka kini berada di peringkat kedelapan Serie A Brasil, dan agenda kepergian striker Igor Jesus ke Nottingham Forest semakin memperumit langkah mereka.

Lanjut Baca:

Kabar baik datang untuk PSG. Penyerang muda Bradley Barcola dipastikan pulih dan siap tampil melawan Botafogo. Meski Ousmane Dembele belum fit sepenuhnya, kehadiran Barcola memberi tambahan tenaga di lini depan. Goncalo Ramos dan Khvicha Kvaratskhelia juga berada dalam performa puncak. Kvaratskhelia bahkan terlibat langsung dalam lima gol dalam tiga laga terakhir. Di lini tengah, trio Fabian, Vitinha, dan Manuel Ugarte tampil konsisten dan mendominasi penguasaan bola. Di belakang, kapten Marquinhos siap melawan klub Brasil untuk pertama kalinya sejak 2012. Ia akan memimpin lini pertahanan yang belum kebobolan dalam tiga laga terakhir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya