Krisis Kemanusiaan di Gaza Masih Memprihatinkan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 19 Juni 2025, 12:45 WIB
Krisis Kemanusiaan di Gaza Masih Memprihatinkan
Meski bantuan bahan pangan mulai mengalir ke sejumlah wilayah di Gaza, setelah blokade total Israel sejak 2 Maret 2025, namun situasi kemanusiaan masih tetap memprihatinkan. Sejumlah ahli ketahanan pangan mengatakan bahwa kelaparan masih mengancam satu dari lima orang di Gaza. Mekanisme distribusi bantuan oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel saat ini menyebabkan kekacauan dan keputusasaan di antara warga Palestina. Warga Gaza yang sudah kelaparan semakin menderita dengan konflik yang terus berlangsung. Sementara, Israel tetap mengintensifkan serangan militernya dalam apa yang dikatakannya sebagai upaya baru untuk menghancurkan Hamas dan menyerang para pencari bantuan di lokasi Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF).
Warga Palestina berusaha mendapatkan makanan di dapur umum yang menyediakan makanan hangat di lingkungan Rimal, kota Gaza pada 18 Juni 2025. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Meski bantuan bahan pangan mulai mengalir ke sejumlah wilayah di Gaza, setelah blokade total Israel sejak 2 Maret 2025, namun situasi kemanusiaan masih tetap memprihatinkan. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Sejumlah ahli ketahanan pangan mengatakan bahwa kelaparan masih mengancam satu dari lima orang di Gaza. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Kantor Perserikatan Bangsa Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan, mitra-mitra kemanusiaannya terus memperingatkan risiko kelaparan di Gaza yang berada di level kerentanan pangan akut. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Mekanisme distribusi bantuan oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel saat ini menyebabkan kekacauan dan keputusasaan di antara warga Palestina. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Warga Gaza yang sudah kelaparan semakin menderita dengan konflik yang terus berlangsung. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Sementara, Israel tetap mengintensifkan serangan militernya dalam apa yang dikatakannya sebagai upaya baru untuk menghancurkan Hamas dan menyerang para pencari bantuan di lokasi Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF). (Omar AL-QATTAA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya