Dirawat di RS Polri, Begini Kondisi Terkini Bocah Malang yang Ditelantarkan di Pasar Kebayoran Lama

Bocah perempuan berusia 7 tahun ditemukan terlantar dalam kondisi sangat memprihatinkan di salah satu sudut Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Tubuhnya yang kurus kering dipenuhi dengan sejumlah luka akibat penganiayaan.

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 16 Juni 2025, 11:55 WIB
RS Polri Kramatjati (Liputan6.com/ Moch Harun Syah)

Liputan6.com, Jakarta - Kondisi bocah perempuan berusia 7 tahun yang ditemukan terlantar di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan kini berangsur membaik setelah dirawat di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. 

Bocah berinisial MK itu baru saja menjalani operasi tulang lengan setelah diduga kerap dianiaya oleh ayahnya. Operasi berlangsung di RS Polri pada Sabtu 14 Juni 2025 lalu.  

"Alhamdulillah kondisi (korban) post operasi tulang lengan kanan, sudah bisa miring ke kanan dan miring ke kiri," kata Kabag Humas RS Polri Kramat Jati, AKBP Firdaus dalam keterangan tertulis, Senin (16/6/2025).

Dia mengatakan, kondisi kesehatan korban sudah mengalami perkembangan baik, salah satunya peningkatan hemoglobin (HB). Saat ini, gadis cilik tersebut masih menjalani perawatan lebih lanjut dan proses pemulihan di RS Polri.

"Kondisi secara keseluruhan masih proses pemulihan," ucap Firdaus.

 

Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan di Pasar

Lokasi penemuan bocah malang yang diduga ditelantarkan ayahnya di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat pertama kali ditemukan, bocah perempuan berusia 7 tahun itu dalam kondisi sangat memprihatinkan dengan sejumlah luka di tubuhnya. (Foto: Merdeka.com)

Sebelumnya diberitakan, seorang anak perempuan MK (7) diitemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (11/6/2025) pagi.

Anak itu diduga menjadi korban penganiayaan dan ditinggalkan begitu saja oleh ayahnya sendiri di depan kios pasar.

Kanit PPPA Polres Metro Jakarta Selatan, Citra Ayu Civilia menerangkan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap korban yang kini dirujuk di RSUD Kebayoran Lama. Menurut informasi yang diterima, anak tersebut ini baru tiba di Jakarta.

"Jadi yang bersangkutan menyampaikan bahwa dia dan ayahnya ini dari pasar Turi, hari Senin naik kereta sampai kurang lebih kemarin," kata dia dalam keterangannya, Rabu sore.

Dia menerangkan, si anak sama sekali tak tahu-menahu soal Jakarta. Sementara si ayah sendiri menghilang saat MK sedang terlelap tidur. Singkatnya, korban kemudian ditemukan oleh sekuriti setempat dengan kondisi memperihantikan.

"Dia sudah tergeletak dalam keadaan lemah. Jadi memang anak ini sepertinya kekurangan gizi karena tubuhnya yang sangat kecil," ucap dia.

 

Ditemukan Luka Lebam hingga Tulang Menonjol Keluar

Ilustrasi: Stop Kekerasan pada Anak. (Foto: Liputan6.com).

Dari hasil pemeriksaan awal si anak terdapat sejumlah luka yang mengarah pada kekerasan.

"Kemudian adanya luka lebam dimuka, ada luka bakar juga kemudian ada luka di bagian lengan yang membuat tulangnya itu menonjol keluar dari dagingnya," ujar dia.

Dia belum dapat menyimpulkan penyebab luka yang ada pada tubuh si anak. Menurut dia. masih menunggu keterangan dari dokter yang melakukan pemeriksaan.

Lebih lanjut, Bareskrim Polri saat ini masih melakukan penyelidikan mencari keberadaan orang tua korban. Karena ini ada kaitannya dengan dugaan kekerasan atau pun penganiayaan ini terjadi di kampungnya.

"Karena tadi penyampaiannya dia pergi dari Pasar Turi kemungkinan sebelumnya mereka tinggal di Surabaya ya, kurang lebih seperti itu sih," ujar dia.

Data Kekerasan di Indonesia pada Tahun 2019-2023. (Abdillah/Liputan6.com)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya