Nico Williams dan Bara Transfer yang Disulut Barcelona

Suasana di markas Athletic Bilbao berubah drastis pada Jumat malam waktu Spanyol atau Sabtu dini hari WIB.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 14 Juni 2025, 16:33 WIB
Pemain belakang Barcelona asal Prancis Jules Kounde berebut bola dengan pemain depan Athletic Bilbao Nico Williams pada pertandingan semifinal Piala Super Spanyol di King Abdullah Sport City, Jeddah, 8 Januari 2025. (FADEL SENNA / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Suasana di markas Athletic Bilbao berubah drastis pada Jumat malam waktu Spanyol atau Sabtu dini hari WIB. Kabar mengejutkan datang dari Catalonia, di mana direktur olahraga Barcelona, Deco, diketahui menggelar pertemuan dengan agen Nico Williams. Pertemuan itu langsung memantik spekulasi panas soal masa depan sang winger.

Tak lama berselang, Lamine Yamal 'memperkeruh' suasana lewat unggahan foto bersama Nico saat membela timnas Spanyol. Keduanya tampak akrab, seperti memberi isyarat bahwa rencana reuni bisa saja terwujud di level klub. Tak pelak, media Spanyol ramai membicarakan kabar ini sepanjang akhir pekan.

Yang membuat panas dingin, laporan lanjutan mengklaim bahwa Nico sendiri yang meminta pertemuan itu. Ia diyakini sangat antusias bermain untuk Barcelona. Gairah itu sulit ditepis, terlebih saat pelukan hangat dari Camp Nou makin terasa nyata.


Athletic Bilbao Terkejut, tapi Tak Bisa Banyak Bicara

Lamine Yamal (kiri belakang) dan Nico Williams (kanan belakang) merayakan gol yang dicetak Dani Olmo pada laga Spanyol versus Jerman pada perempat final Piala Eropa 2024, Jumat (5/7/2024). (AP Photo/Michael Probst)

Menurut laporan SPORT, manajemen Athletic Bilbao benar-benar kaget mendengar kabar tersebut. Mereka tidak menyangka pertemuan antara Deco dan Felix Tainta—agen Nico—benar-benar terjadi. Selama ini, klub merasa hubungan mereka dengan sang pemain masih aman dan terkendali.

Tainta pun dikabarkan awalnya berniat merahasiakan pertemuan tersebut. Kepada internal klub, ia hanya bilang sedang mengunjungi teman-teman lama di Barcelona. Namun, semua menjadi terang benderang begitu berita itu bocor ke media.

Yang lebih membuat Athletic Bilbao waspada adalah kenyataan bahwa Barcelona kembali serius membidik Nico. Padahal, klub sedang membahas perpanjangan kontrak baru untuk winger 22 tahun itu. Nico sendiri masih terikat hingga 2027 dengan klausul rilis senilai €62 juta atau sekitar Rp1,1 triliun.


Ketika Mimpi Bertabrakan dengan Rencana Klub

Sports Director F Barcelona, Anderson de Souza Deco (kiri) dan public relations Real Madrid, Emilio Butragueno menghadiri acara penghormatan untuk mendiang mantan presiden FC Porto, Jorge Nuno Pinto da Costa di Stadion Dragao, Porto, Portugal pada 17 Februari 2025. Pinto da Costa, menjabat sebagai presiden FC Porto dari tahun 1982 hingga 2024 dan meninggal dunia pada usia 87 tahun. (AFP/Miguel Riopa)

Athletic Bilbao punya satu rencana: memperpanjang masa tinggal Nico Williams. Klub ingin menjadikan sang bintang sebagai wajah baru proyek mereka untuk beberapa tahun ke depan. Namun, mimpi itu mulai goyah ketika Nico mulai melirik pintu keluar.

Konon, Nico ingin mengeksplorasi peluang bermain di klub besar Eropa. Tak sekadar ingin pergi, ia juga sudah punya tujuan utama: Barcelona. Dalam pandangan sang pemain, proyek Barca yang berani memberi ruang bagi pemain muda adalah tempat ideal untuk berkembang lebih jauh.

Lanjut Baca:

Masalahnya, Athletic Bilbao tak bisa berbuat banyak bila ada yang benar-benar mengaktifkan klausul rilisnya. Dengan nilai €62 juta, klub-klub besar bisa saja membawa pulang sang pemain jika ia bersedia. Jika harus memilih, tampaknya Barcelona ada di baris terdepan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya