Liputan6.com, Jakarta Suasana di markas Athletic Bilbao berubah drastis pada Jumat malam waktu Spanyol atau Sabtu dini hari WIB. Kabar mengejutkan datang dari Catalonia, di mana direktur olahraga Barcelona, Deco, diketahui menggelar pertemuan dengan agen Nico Williams. Pertemuan itu langsung memantik spekulasi panas soal masa depan sang winger.
Tak lama berselang, Lamine Yamal 'memperkeruh' suasana lewat unggahan foto bersama Nico saat membela timnas Spanyol. Keduanya tampak akrab, seperti memberi isyarat bahwa rencana reuni bisa saja terwujud di level klub. Tak pelak, media Spanyol ramai membicarakan kabar ini sepanjang akhir pekan.
Advertisement
Yang membuat panas dingin, laporan lanjutan mengklaim bahwa Nico sendiri yang meminta pertemuan itu. Ia diyakini sangat antusias bermain untuk Barcelona. Gairah itu sulit ditepis, terlebih saat pelukan hangat dari Camp Nou makin terasa nyata.
Athletic Bilbao Terkejut, tapi Tak Bisa Banyak Bicara
Menurut laporan SPORT, manajemen Athletic Bilbao benar-benar kaget mendengar kabar tersebut. Mereka tidak menyangka pertemuan antara Deco dan Felix Tainta—agen Nico—benar-benar terjadi. Selama ini, klub merasa hubungan mereka dengan sang pemain masih aman dan terkendali.
Tainta pun dikabarkan awalnya berniat merahasiakan pertemuan tersebut. Kepada internal klub, ia hanya bilang sedang mengunjungi teman-teman lama di Barcelona. Namun, semua menjadi terang benderang begitu berita itu bocor ke media.
Yang lebih membuat Athletic Bilbao waspada adalah kenyataan bahwa Barcelona kembali serius membidik Nico. Padahal, klub sedang membahas perpanjangan kontrak baru untuk winger 22 tahun itu. Nico sendiri masih terikat hingga 2027 dengan klausul rilis senilai €62 juta atau sekitar Rp1,1 triliun.
Ketika Mimpi Bertabrakan dengan Rencana Klub
Athletic Bilbao punya satu rencana: memperpanjang masa tinggal Nico Williams. Klub ingin menjadikan sang bintang sebagai wajah baru proyek mereka untuk beberapa tahun ke depan. Namun, mimpi itu mulai goyah ketika Nico mulai melirik pintu keluar.
Konon, Nico ingin mengeksplorasi peluang bermain di klub besar Eropa. Tak sekadar ingin pergi, ia juga sudah punya tujuan utama: Barcelona. Dalam pandangan sang pemain, proyek Barca yang berani memberi ruang bagi pemain muda adalah tempat ideal untuk berkembang lebih jauh.