Liputan6.com, Jakarta- Klub basket milik Raffi Ahmad, Rans Simba Bogor, optimistis bisa berbicara banyak pada playoff IBL 2025. Bermodalkan kinerja apik di musim reguler, presiden klub Gading Marten membidik final IBL 2025.
Rans Simba Bogor memang tampil mengejutkan di musim reguler 2025. Pasukan Anthony Garbelotto itu mampu mencatatkan 20 kemenangan dari 26 laga yang sudah dijalani. Mereka bertengger di urutan pertama klasemen musim reguler IBL
Advertisement
Yang luar biasa, Rans Simba Bogor mampu mengalahkan semua kontestan IBL 2025. Mereka juga sempat meraih 12 kemenangan beruntun sebelum dihentikan Borneo Hornbills pada April 2025 lalu.
Melihat positifnya kinerja tim di IBL 2025, Gading Marten berani memasang target tinggi. Rans siap membuat kejutan lagi dengan menembus final IBL 2025. Gading percaya diri karena kondisi tim yang begitu kondusif.
"Jadi Rans Simba Bogor dapat tahun yang luar biasa tahun ini dengan owner yang solid, ditambah sponsor yang bagus, ditambah prestasi yang sejauh ini masih di trek yang bener dan menuju playoff. Jadi kami senang dan bangga banget dengan tim yang kami punya," ujar Gading Marten kepada wartawan di FullBelly, Bogor, Jumat (13/6/2025).
"Dari pertama musim ini dimulai kami inginnya masuk ke empat besar dan sejauh ini oke. Malah sedikit mengejutkan. Kita bisa bersaing dengan tim-tim besar dan tim-tim juara. Mudah-mudahan gak cuma reguler saja tapi playoff bisa berbicara," sambung Gading.
"Semua tim sudah kita kalahkan musim ini. Jadi yakin final kita bisa masuk. Melihat tim sekarang final saya yakin. Saya bangga dengan skuad sekarang yang solid banget," tegas Gading.
Sponsor Baru Rans
Perjuangan Rans Simba Bogor menjelang playoff IBL 2025 juga mendapat kabar baik lain. Sponsor untuk klub yang bermarkas di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB itu mendapat sponsor baru yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.
Logo aplikasi mobile banking milik BNI, wondr akan mejeng di jersey tanding Rans Simba Bogor di sisa IBL 2025. "Kerjasama dengan Rans Simba Bogor ini berdurasi setahun. Sebenarnya sudah berjalan hampir setengah tahun ya. Tapi baru diumumkan hari ini saja," ujar Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo.