Harga Bitcoin Hari Ini 11 Juni 2025: Tetap Bertahan di Zona Hijau

Harga Bitcoin saat hari ini tercatat di kisaran USD 109.662,03 per koin. Bitcoin mencetak harga tertinggi pada 23 Mei 2025 di angka USD 111.936,17 per koin.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 11 Juni 2025, 12:00 WIB
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin mengalami penguatan 0,10%. Sedangkan jika dihitung sepekan terakhir, harga aset kripto terbesar di dunia ini juga naik 3,83%. Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin (BTC) masih bertahan di zona hijau pada perdagangan Rabu ini. Berdasarkan data terbaru dari CoinMarketCap, pada Rabu (11/6/2025) pukul 11.00 WIB, harga Bitcoin tercatat di kisaran USD 109.662,03 per koin atau sekitar Rp 1,784 miliar (dengan asumsi kurs Rp 16.273 per dolar AS).

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin mengalami penguatan 0,10%. Sedangkan jika dihitung sepekan terakhir, harga aset kripto terbesar di dunia ini juga naik 3,83%.

Volume perdagangan harian Bitcoin tercatat mencapai USD 53,36 miliar, sementara kapitalisasi pasar menyentuh angka USD 2,17 triliun. Dengan angka ini, Bitcoin tetap kokoh di posisi teratas sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar.

Bitcoin mencetak harga tertinggi pada 23 Mei 2025 di angka USD 111.936,17 per koin. Pasokan Bitcoin dipatok maksimal 21 juta, sedangkan pasokan yang beredar saat ini sudah mencapai 19,87 juta.

Bitcoin adalah mata uang kripto pertama yang diciptakan pada 2009 oleh seseorang (atau sekelompok orang) dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Tidak seperti mata uang konvensional yang diterbitkan oleh bank sentral, Bitcoin bersifat terdesentralisasi dan beroperasi di atas teknologi blockchain—sebuah sistem pencatatan digital yang terbuka, transparan, dan tersebar di banyak komputer.

Tujuan awal Bitcoin adalah menciptakan sistem pembayaran elektronik peer-to-peer yang tidak bergantung pada perantara seperti bank.

Seiring waktu, Bitcoin tidak hanya digunakan sebagai alat tukar, tetapi juga sebagai aset investasi dan lindung nilai terhadap inflasi, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Michael Saylor Makin Yakin Harga Bitcoin Bisa Tembus USD 13 Juta

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Sebelumnya, Michael Saylor, Chairman Executive dari perusahaan teknologi MicroStrategy (MSTR) yang kini dikenal sebagai Strategy, mengungkapkan pandangan optimisnya soal masa depan Bitcoin. Dalam wawancara bersama sebuah media ekonomi, Saylor kembali menyinggung prediksi kontroversialnya bahwa harga Bitcoin bisa mencapai USD 13 juta per koin.

Dikutip dari laman bitcoin.com, Selasa (10/6/2025), prediksi fantastis itu pertama kali ia lontarkan pada Juli 2024, berdasarkan proyeksi pertumbuhan tahunan rata-rata 29% selama 21 tahun.

Kala itu, harga Bitcoin masih berada di kisaran USD 65.000. Namun kini, setelah BTC menembus level USD 100.000, Saylor mengaku keyakinannya makin kuat.

“Saya makin optimis terhadap ramalan tersebut. Saya cukup percaya diri untuk memproyeksikan pertumbuhan tahunan 30% selama dua dekade ke depan,” ujarnya.

Beberapa faktor makroekonomi dan regulasi yang memperkuat fundamental Bitcoin. Salah satunya adalah pengakuan resmi terhadap Bitcoin sebagai komoditas digital oleh otoritas keuangan Amerika Serikat (AS).

 

100 Perusahaan Pakai Bitcoin

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya perubahan aturan akuntansi, yang kini memungkinkan penggunaan metode nilai wajar untuk mencatat aset kripto.

Di sisi lain, kejelasan hukum mengenai izin bank untuk menyediakan layanan kustodian Bitcoin juga disebut turut mempercepat adopsi di kalangan institusi.

“Saat ini ada lebih dari 100 perusahaan publik yang sudah mencantumkan Bitcoin dalam neraca keuangannya,” kata Saylor.

“Setiap minggu, pemain baru terus bermunculan. Ini menandakan adanya pergeseran besar dalam strategi manajemen kas korporasi.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya