Belanda Bantai-bantai, Memphis Depay Samai Rekor Gol Robin van Persie

Mereka sebelumnya juga menang 2-0 di markas Finlandia lewat gol Memphis Depay dan Denzel Dumfries.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 11 Juni 2025, 09:37 WIB
Duel Finlandia vs Belanda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, Minggu (8/6/2025) dini hari WIB. (Lehtikuva via AP Photo/Markku Ulander)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Belanda menggila saat menjamu Timnas Malta dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup G, Rabu (11/6/2025) WIB. Bermain di Groningen, Oranje membantai tamunya itu dengan skor telak 8-0. Ini jadi kemenangan kedua Belanda dalam dua laga awal grup.

Kemenangan tersebut membuat Belanda mengoleksi enam poin sempurna. Mereka sebelumnya juga menang 2-0 di markas Finlandia lewat gol Memphis Depay dan Denzel Dumfries. Tak hanya tajam, lini belakang Belanda pun solid karena belum sekali pun kebobolan.

Dengan dua kemenangan itu, Belanda langsung menunjukkan status mereka sebagai salah satu unggulan grup. Produktivitas gol yang tinggi dan pertahanan yang rapat menjadi modal penting untuk sisa kualifikasi.


Depay Samai Van Persie, Koeman Rayakan Laga ke-50

Pemain depan Belanda Memphis Depay berselebrasi dengan Denzel Dumfries setelah mencetak gol ke gawang Gibraltar pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup G di De Kuip, Rotterdam, Selasa (12/10/2021) dini hari WIB. Menjamu Gibraltar, Belanda menang 6 gol tanpa balas. (JOHN THYS/AFP)

Memphis Depay jadi bintang utama kemenangan atas Malta. Dua golnya di menit ke-9 (penalti) dan 16 membuat koleksi golnya bersama Belanda kini mencapai angka 50. Ia pun menyamai rekor Robin van Persie sebagai top skor sepanjang masa Timnas Belanda.

Pelatih Ronald Koeman juga punya alasan tersendiri untuk tersenyum lebar. Laga ini menandai pertandingan ke-50-nya sebagai pelatih Belanda. Kemenangan besar tentu menjadi cara ideal untuk merayakannya.

Virgil van Dijk turut mencetak gol dalam laga yang digelar di kota tempat ia mengawali karier profesionalnya. Kapten Belanda itu mencetak gol ketiga sebelum Xavi Simons, Donyell Malen, Noa Lang, dan Micky van de Ven menambah derita Malta.


Belanda: Produktivitas Menjanjikan, Pertahanan Tak Tembus

Bek tengah Liverpool berusia 32 tahun, Virgil van Dijk dipercaya menyandang ban kapten Timnas Belanda pada Euro 2024 setelah sebelumnya juga dipercaya memimpin Tim Oranye pada Piala Dunia 2022. Bersama Timnas Belanda, Virgil van Dijk hingga kini telah mengoleksi 68 caps dengan torehan 9 gol. (AP Photo/Patrick Post)

Belanda benar-benar dominan sepanjang dua laga awal. Mereka mencetak total 10 gol dan belum kebobolan. Memphis Depay memimpin daftar pencetak gol dengan tiga gol, diikuti Donyell Malen dengan dua.

Xavi Simons, Noa Lang, Micky van de Ven, Virgil van Dijk, dan Denzel Dumfries masing-masing mencetak satu gol. Ketajaman lini depan Belanda tersebar merata, memperlihatkan kedalaman skuad yang dimiliki Koeman.

Selain itu, gawang Belanda masih perawan. Lini belakang yang digalang Van Dijk terbukti tangguh. Ini menjadi kombinasi ideal yang bisa membawa mereka melaju jauh di kualifikasi.


Posisi Belanda di Grup dan Jadwal Berikutnya

Penyerang Belanda Donyell Malen (kiri) dan gelandang Bosnia dan Herzegovina Dzenis Burnic (kanan) berebut bola selama pertandingan sepak bola UEFA Nations League, Liga A - Grup A3 antara Bosnia-Herzegovina dan Belanda di Stadion Bilino Polje di Zenica, pada 19 November 2024.Elvis BARUKCIC / AFP

Meski menang besar, Belanda saat ini masih berada di posisi dua klasemen Grup G. Mereka mengoleksi enam poin, tertinggal satu dari Finlandia yang sudah bermain empat kali. Belanda unggul selisih gol dari Polandia yang juga punya enam poin dari tiga laga.

Lanjut Baca:

Di bawah Polandia, Lithuania baru mengoleksi dua poin dan Malta satu poin. Dengan jadwal yang lebih ringan sejauh ini, Belanda punya kans besar untuk memuncaki klasemen dalam laga-laga berikutnya. Jeda internasional selanjutnya akan berlangsung awal September 2025. Belanda akan menghadapi Polandia di kandang sebelum bertandang ke Lithuania. Dua laga ini bisa jadi momen krusial yang menentukan arah perjalanan Oranje di Grup G.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya