Shinji Kagawa, Pemain Jepang yang Pernah Memperkuat Manchester United

Shinji Kagawa adalah salah satu pemain Asia paling sukses di Eropa. Ia pernah bermain untuk Manchester United.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 10 Juni 2025, 16:15 WIB
Shinji Kagawa. Gelandang berusia 33 tahun yang kini membela Sint Truiden di Liga Belgia ini pernah menjadi bagian Manchester United selama dua musim mulai 2012/2013 usai didatangkan dari Borussia Dortmund. Hanya mencetak 6 gol dari 57 laga, ia dilepas kembali ke Borussia Dortmund. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Shinji Kagawa adalah salah satu pemain Asia paling sukses di Eropa. Namanya melejit saat membawa Borussia Dortmund meraih gelar Bundesliga dua kali.

Memiliki teknik dribbling dan visi bermain yang tajam, Kagawa menjadi incaran klub-klub top. Manchester United akhirnya memboyongnya dengan harga 16 juta euro pada 2012.

Sayangnya, kariernya di Old Trafford tak semulus di Dortmund. Meski sempat mencetak gol penting, Kagawa kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain MU.

Kini, di usia 34 tahun, Kagawa kembali ke Jepang dan membela Cerezo Osaka. Namun, namanya tetap dikenang sebagai salah satu pemain Asia terbaik di Eropa.


Masa Keemasan di Borussia Dortmund

2. Shinji Kagawa - Pemain asal Jepang itu menjelma menjadi pemain bintang saat berseragam Borussia Dortmund. Kagawa berhasil membawa Dortmund meraih gelar Bundesliga dua kali beruntun yaitu pada musim 2010-2011 dan 2011-2012. (AFP/Patrik Stollarz)

Kagawa bergabung dengan Dortmund pada 2010 dengan harga hanya 350 ribu euro. Di bawah asuhan Jurgen Klopp, ia berkembang pesat menjadi playmaker kunci.

Bersama Robert Lewandowski dan Mario Gotze, Kagawa mencetak 29 gol dan 16 assist dalam dua musim. Performanya itu membuat Sir Alex Ferguson tertarik membawanya ke MU.

Sayangnya, setelah hengkang dari Dortmund, ia tak pernah lagi mencapai level yang sama. Kagawa hanya bertahan dua musim di MU sebelum kembali ke Signal Iduna Park.


Perjuangan di Manchester United yang Tak Mulus

Shinji Kagawa yang kini tengah menjalani musim pertama bersama Cerezo Osaka di kasta tertinggi Liga Jepang tercatat total mencetak 6 gol di Premier League. Keenam gol dicetaknya dalam 38 laga bersama Manchester United yang menjadi satu-satunya klub yang dibelanya di Premier League selama dua musim pada 2012/2013 dan 2013/2014. (AFP/Andrew Yates)

Kagawa tiba di MU dengan harapan besar sebagai pengganti Paul Scholes. Namun, ia kerap diputar di posisi sayap, bukan sebagai gelandang serang sentral seperti di Dortmund.

Ia hanya mencetak 6 gol dalam 57 penampilan di semua kompetisi. Minimnya waktu bermain dan cedera membuatnya kesulitan menunjukkan performa terbaik.

Pada 2014, MU memutuskan menjualnya kembali ke Dortmund dengan harga 8 juta euro. Kepulangannya ke Jerman pun tak mampu mengulangi kesuksesan sebelumnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya