Liputan6.com, Bandung - Leuhang merupakan terapi atau praktik pengobatan tradisional yang telah dilakukan masyarakat Sunda sejak dulu. Teknik ini berkaitan dengan tradisi masyarakat Sunda yang kerap memanfaatkan tumbuhan di lingkungan sekitar untuk memelihara kesehatan dan mengobati penyakit.
Mengutip dari laman Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat, leuhang adalah air hasil rebusan daun-daunan yang terasa kelat atau sepat dan beraroma tidak sedap. Hal ini karena daun yang digunakan masih mengandung getah yang berfungsi sebagai obat sakit kulit maupun penyakit lainnya.
Advertisement
Orang Sunda biasanya memanfaatkan rebusan leuhang sebagai air untuk mandi. Beberapa orang hanya memanfaatkan uap airnya saja sebagai obat.
Adapun tanaman yang digunakan sebagai bahan leuhang diambil dari sekitar lingkungan tempat tinggal. Beberapa tanaman tersebut adalah daun sirsak, daun kayu manis, daun cengkih, daun salam, daun sirih, daun alpukat, daun serai, kecombrang, daun pandan, daun jeruk, dan daun-daun lainnya.
Praktik pengobatan menggunakan bahan-bahan alami ini berkaitan erat dengan kebudayaan masyarakat Sunda. Oleh karena itu, manfaat obat tradisional ini biasanya telah teruji secara turun temurun dan tidak membahayakan kesehatan.
Leuhang perlahan menjadi karya budaya warisan leluhur orang Sunda yang sangat khas. Sayangnya, saat ini pengetahuan leuhang dan praktik ngaleuhang (menggunakan leuhang) sudah sangat berkurang.
Meski demikian, beberapa masyarakat lokal masih berupaya mempertahankan eksistensi leuhang. Orang-orang kreatif pun melakukan pelestarian leuhang dengan cara membuka terapi leuhang sebagai peluang usaha.
Desa Cisondari
Salah satu kawasan yang melaksanakan praktik jasa terapi leuhang ada di Desa Cisondari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pengunjung akan diterapi leuhang di dalam boks berukuran 1,5x1,5 meter.
Pada bagian atas boks terdapat lubang untuk menyembulkan kepala. Boks tersebut akan dialiri uap leuhang melalui pipa yang dihubungkan ke alat rebusan air leuhang.
Kapasitas uap dan suhunya pun dapat diatur sesuai kebutuhan. Leuhang mirip dengan terapi sauna. Leuhang dipercaya dapat membuang racun dalam tubuh, memperlancar aliran darah, membuat tubuh terasa lebih ringan, dan memperbaiki kualitas tidur.
Leuhang yang berawal dari pengobatan tradisional praktis dan bisa dilakukan mandiri di rumah pun berkembang menjadi peluang usaha terapi pengobatan. Bagi masyarakat Sunda, leuhang telah menjadi warisan budaya yang tak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga memiliki nilai ekonomis.
Penulis: Resla