Rutin Makan Bergizi Diprediksi Turunkan Stunting Dibawah 15 Persen, Begini Caranya

Saat ini, dua Dapur SPPG telah beroperasi di Manokwari Selatan, yaitu di Ransiki dan Oransbari

oleh Panji PrayitnoDiperbarui 09 Juni 2025, 12:19 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Obet Rumbruren. (Ist)

Liputan6.com, Papua Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (MBG) Mohamad Fadil Alchoiri memaparkan Program Gizi Nasional (PGN) yang bertujuan menurunkan angka stunting di Indonesia hingga di bawah 15 persen. 

"Angka stunting di Indonesia masih sekitar 20 persen dan target PGN adalah menurunkannya di bawah 15 persen," ungkap Fadil saat sosialisasi MBG di Papua, Rabu (4/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa PGN fokus pada peningkatan sumber daya pangan, peran aktif koperasi dalam penyaluran bahan baku gizi, peningkatan sumber daya manusia daerah, dan pemerataan ekonomi.

Target penerima PGN meliputi anak PAUD/TK, SD, SMP, SMA, pesantren, serta ibu melahirkan dan balita. Saat ini, dua Dapur SPPG telah beroperasi di Manokwari Selatan, yaitu di Ransiki dan Oransbari, melayani rata-rata 7.000 penerima manfaat. 

Dapur Sehat ini tidak hanya mengolah makanan bergizi, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi sirkular daerah dengan merekrut pekerja lokal dan wajib menggunakan bahan baku lokal.

Anggota Komisi IX DPR RI Obet Rumbruren menegaskan komitmennya untuk mendukung program gizi ini dalam rangka mencerdaskan anak-anak Indonesia. 

"Program ini krusial karena menyediakan makanan bergizi siap santap, sehingga masyarakat tak perlu repot menyiapkan sendiri. Makanan akan diantar langsung ke sekolah atau lokasi yang telah ditentukan," Ucap Obet Rumbruren. 

Peran Masyarakat

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengelolaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Dapur SPPG) dan menjamin bahwa anggaran program akan tetap berada di masyarakat selama lima tahun.

Menanggapi program MBG, Kepala Distrik Ransiki Hendrik menyampaikan apresiasi atas program ini dan berharap dapat menjadi perhatian serta masukan dari masyarakat. 

"Kami sangat berterima kasih atas program ini. Harapan kami, dua dapur yang saat ini tersedia dapat ditingkatkan menjadi satu dapur di setiap distrik agar pelaksanaannya lebih mudah dijangkau, terutama untuk sekolah-sekolah dan lokasi lainnya," ujar Hendrik. 

Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan program di seluruh kampung di Distrik Ransiki dan berharap bantuan gizi ini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Program MBG merupakan instruksi langsung dari Presiden dan melibatkan seluruh lembaga pemerintah, termasuk DPR RI Komisi IX dan Kementerian Keuangan, untuk memastikan terlaksananya program yang terarah dan berkualitas.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya