Man City Siap Lepas Jack Grealish, Bahkan Siap Rugi Demi Percepat Transfer

Manchester City tampaknya siap mengambil keputusan besar di bursa transfer musim panas ini. City dikabarkan tengah mempercepat proses pelepasan Jack Grealish dan rela menanggung kerugian finansial demi memastikan kepergian sang gelandang.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 06 Juni 2025, 23:58 WIB
Pemain Manchester City, Jack Grealish, tertunduk lesu setelah laga Crystal Palace dalam duel pekan ke-17 Liga Inggris 2023/2024 di Stadion Etihad, Sabtu (16/12/2023). Kali ini dua gol Man City dicetak oleh Jack Grealish (24') dan Rico Lewis (54'). Palace membalas di babak kedua melalui aksi Jean-Philippe Mateta (76') dan penalti Michael Olise (90+5'). (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Manchester City tampaknya siap mengambil keputusan besar di bursa transfer musim panas ini. City dikabarkan tengah mempercepat proses pelepasan Jack Grealish dan rela menanggung kerugian finansial demi memastikan kepergian sang gelandang.

Grealish, yang diboyong City dari Aston Villa pada 2021 dengan banderol fantastis senilai £100 juta—rekor transfer termahal dalam sejarah klub—kini disebut bisa hengkang hanya dengan mahar £40 juta. Jika terjadi, langkah ini akan menandai kerugian hingga £60 juta bagi The Citizens.

Pemain berusia 29 tahun itu masih menyisakan dua tahun dalam kontraknya. Namun, sumber internal klub menyebutkan bahwa Grealish telah diberi tahu bahwa ia tidak masuk dalam rencana jangka panjang manajer Pep Guardiola.

Hal ini diperkuat dengan absennya nama Grealish dari skuad Manchester City di ajang Piala Dunia Antarklub serta tidak diturunkannya dia pada laga penutup musim Premier League.


Grealish Sudah Mentok di Man City

Di babak kedua, pada menit ke-50, Jack Grealish membuka keunggulan Manchester City di kandang Paris Saint-Germain. (Franck FIFE/AFP)

Grealish sebenarnya sempat menjadi sosok kunci saat City menyapu bersih tiga gelar utama (treble) pada musim 2022/23. Namun, performanya mulai meredup dalam dua musim terakhir. Di musim 2024/25, ia hanya tampil sebagai starter dalam tujuh pertandingan liga.

Pelatih Pep Guardiola pun mulai angkat bicara soal masa depan sang pemain. “Jack harus bermain secara reguler. Dia pemain luar biasa, dan sayangnya itu tak terjadi musim ini, juga musim sebelumnya,” ungkap Guardiola.

“Dia butuh menit bermain—baik di sini maupun di klub lain. Itu keputusan yang harus diambil oleh Jack, agennya, dan klub. Jika dia tetap bertahan, itu tidak masalah. Dia telah berjuang sejak hari pertama untuk memberikan kontribusi,” tambahnya.


Bukan Karena Konflik Pribadi

Selebrasi kemenangan gelandang Manchester City, Jack Grealish bersama pelatih Pep Guardiola setelah mengalahkan Luton Town 2-1 pada laga pekan ke-16 Liga Inggris 2023/2024 di Kenilworth Road, Luton, Minggu (10/12/2023) malam WIB. (AFP/Justin Tallis)

Menariknya, Guardiola juga mengakui bahwa ia adalah sosok yang paling keras memperjuangkan kedatangan Grealish ke Etihad.

“Saya orang yang memperjuangkan kedatangannya dan yang meminta dia bertahan musim ini,” jelasnya, menepis isu bahwa ada konflik pribadi antara keduanya.

Saat ini, pihak perwakilan Grealish dikabarkan sedang aktif mencari klub baru bagi sang pemain. Sejumlah klub besar Eropa bisa menjadi pelabuhan selanjutnya, terutama mengingat pengalaman dan kualitas yang dimiliki eks kapten Aston Villa tersebut.


Transisi Man City

Reaksi pelatih Manchester City, Pep Guardiola saat laga babak 16 besar Liga Champions 2022/2023 antara Manchester City melawan RB Leipzig di Stadion Etihad, Manchester pada 14 Maret 2023. Total pengeluarannya sebagai seorang pelatih mencapai angka 1,44 miliar euro untuk membeli pemain di bursa transfer. Jack Grealish menjadi pembelian termahal Guardiola setelah dibeli seharga 117,5 juta euro dari Aston Villa. (AFP/Oli Scarff)

Sementara itu, Manchester City sendiri tengah menjalani fase transisi cukup besar. Setelah hanya finis di posisi ketiga Premier League, Guardiola dan timnya terlihat ingin menyegarkan skuad. Mereka dikaitkan dengan dua nama muda potensial: gelandang AC Milan Tijjani Reijnders dan penyerang Lyon Rayan Cherki.

Keduanya direncanakan dibawa ke tur pramusim City di Amerika Serikat, menandakan betapa seriusnya klub dalam membangun kembali kekuatan tim untuk musim depan.

Selain perombakan pemain, perubahan besar juga terjadi di jajaran staf pelatih. Carlos Vicens resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Braga, sementara kontrak dua asisten pelatih lainnya, Juanma Lillo dan Inigo Dominguez, telah berakhir dan tidak diperpanjang.

Dengan hengkangnya sejumlah pemain senior—termasuk Kevin De Bruyne yang lebih dulu mengumumkan kepergiannya—serta potensi perginya Kyle Walker dan John Stones, era baru Manchester City tampaknya akan segera dimulai.

Sumber: Mirror

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya