Teh Pagilaran Besutan UGM Raih 4 Juara di Festival Teh Nasional

Prestasi membanggakan diraih oleh Universitas Gadjah Mada dalam kompetisi Festival Teh Nasional dengan produk Teh Pagilaran yang digelar oleh Asosiasi Teh Indonesia. Melalui PT Pagilaran, perusahaan perkebunan dan pengolahan teh milik UGM ini berhasil meraih empat penghargaan.

oleh Yanuar HDiterbitkan 04 Juni 2025, 07:00 WIB
Hamparan hijau kebun teh Pagilaran di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bisa menjadi pilihan wisata. (Foto: Ida Lumongga/KRJogja.com)

Liputan6.com, Yogyakarta - Mengikuti Festival Teh Nasional 2025 PT Pagilaran perusahaan dan pengolahan teh milik UGM meraih 4 penghargaan yaitu Juara 1 untuk Broken Orange Pekoe (BOP), Juara 1, untuk Broken Orange Pekoe Fanning (BOPF), Juara 1, untuk Pekoe Fanning (PF), Juara 2, untuk DUST.

Teh Pagilaran berkompetisi dengan 18 perusahaan milik BUMN dan swasta dengan 91 sampel teh yang dilombakan dalam Jogja Food & Beverage Expo 2025 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta pada Kamis (22/5).

Dekan Pertanian Universitas Gadjah Mada Jaka Widada menyebut jika 4 penghargaan ini sangat bagus untuk teh Pagilaran. Karena produk teh yang sudah diproduksikannya mendapat pengakuan dari pihak Asosiasi Teh Indonesia.

“Saya kira penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas kualitas teh yang dihasilkan oleh Pagilaran yang merupakan salah satu unit usaha milik UGM,” ujarnya.

Jaka mengatakan dengan adanya penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan inovasi dan perbaikan dalam proses produksi teh Pagilaran yang menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Selain itu, juga menjadi bukti kontribusi nyata UGM pada industri teh.

Jaka menjelaskan Pagilaran merupakan salah satu pelopor industri teh di Indonesia yang telah memberikan kontribusi pada pengembangan industri teh nasional. Penghargaan ini juga meningkatkan reputasi UGM sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga memiliki unit usaha yang sukses dan berinovasi.

“Inovasi yang dilakukan Pagilaran bagian dari hilirisasi riset yang dipasarkan ke industri,” ujarnya.

Raihan penghargaan ini Jaka berharap tidak membuat Pagilaran cepat berpuas diri namun sebaliknya makin memotivasi untuk selalu melakukan riset dan inovasi terhadap produk teh Pagilaran. Tidak hanya menjadi kebanggan nasional namun bersaing ditingkat global.

“Penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi PT Pagilaran dan UGM untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi sehingga dapat meningkatkan kualitas produknya,” harapnya.

 

Simak Video Pilihan Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya