Inter Milan Pilih Kostum Warna Kuning untuk Final Liga Champions, Ini Alasan Spesialnya

Inter Milan akan mengenakan kostum ketiga mereka saat menghadapi PSG di final Liga Champions 2024/25. Keputusan ini bukan tanpa alasan, melainkan karena pertimbangan teknis dan keyakinan tim.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 30 Mei 2025, 12:02 WIB
Para pemain Inter Milan berpose untuk foto bersama sebelum pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Feyenoord (NED) dan Inter Milan (ITA) di Stadion Feyenoord yang dikenal sebagai Stadion De Kuip, di Rotterdam, Kamis dini hari WIB (6-3-2025). (JOHN THYS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan akan mengenakan kostum ketiga mereka saat menghadapi PSG di final Liga Champions 2024/25. Keputusan ini bukan tanpa alasan, melainkan karena pertimbangan teknis dan keyakinan tim.

Sebagai tim "tamu" dalam pertandingan nanti, Inter tidak bisa memakai seragam kandang mereka yang berwarna biru-hitam. Kostum tersebut dinilai akan bertabrakan dengan seragam utama PSG.

Pemain Inter justru memilih kostum ketiga berwarna kuning-hitam setelah melalui musyawarah tim. Keputusan ini juga didukung oleh catatan positif mereka saat mengenakannya di kompetisi Eropa musim ini.


Alasan Teknis di Balik Pemilihan Kostum

Striker Inter Milan, Lautaro Martinez, berselebrasi setelah menjebol gawang Feyenoord pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2024/2025 di De Kuip, Rotterdam, Belanda, Kamis (6/3/2025) dini hari WIB. (AFP/John Thys)

UEFA telah menetapkan PSG sebagai tim "tuan rumah" dalam final di Munich nanti. Aturan ini membuat Inter, yang berada di sisi kanan bracket, harus memakai kostum alternatif.

Kostum kedua Inter berwarna putih sempat dipertimbangkan, tetapi tim memilih menghindarinya. Pasalnya, mereka justru kalah dari Bayer Leverkusen saat mengenakan kostum putih di fase grup.

"Inter tidak diizinkan memakai kostum utama karena akan bentrok dengan kostum PSG," jelas laporan resmi UEFA.


Pemain Pilih Kostum Ketiga karena Faktor Keberuntungan

Jika menang, Inter akan mencatatkan gelar Liga Champions keempat dalam sejarah mereka. Namun jika kalah, mereka akan mengakhiri musim tanpa satu pun gelar utama. (AFP/Piero Cruciatti)

Menurut La Gazzetta dello Sport, pemain Inter sepakat memakai kostum ketiga karena alasan psikologis. Mereka menang dalam dua laga sebelumnya saat mengenakan seragam kuning-hitam.

Kostum ini pernah dipakai saat Inter mengalahkan Sparta Praha (1-0) dan Feyenoord (2-0). Catatan positif itu membuat mereka yakin untuk mengulanginya di final.

"Pemain memilih kostum ketiga secara bulat. Mereka percaya itu membawa hoki," tulis La Gazzetta dello Sport.


Sejarah Kostum Ketiga Inter di Kompetisi Eropa

Penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez dan gelandang Inter Milan asal Polandia Piotr Zielinski berpelukan saat bek Inter Milan asal Italia Alessandro Bastoni (kiri) menyaksikan, saat mereka merayakan kemenangan dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Feyenoord (NED) dan Inter Milan (ITA) di Stadion Feyenoord yang dikenal sebagai stadion De Kuip, di Rotterdam, pada tanggal 5 Maret 2025. (JOHN THYS/AFP)

Ini akan menjadi pertama kalinya Inter memakai kostum ketiga di final Liga Champions. Sebelumnya, mereka selalu menggunakan seragam utama atau kedua di enam final sebelumnya.

Namun, Inter pernah memenangkan Piala UEFA 1998 dengan kostum ketiga saat mengalahkan Lazio 3-0. Hal ini mungkin menjadi pertimbangan tambahan bagi Simone Inzaghi dan skuadnya.

Football Italia melaporkan bahwa Inter terakhir juara di Eropa dengan kostum ketiga pada 1998. Sekarang, mereka berpeluang mengulang sejarah.


Desain Khusus untuk Final Munich 2025

Menang di leg kedua 16 besar Liga Champions 2024/2025 atas Feyenoord, Inter Milan melenggang ke perempat final dengan agregat 4-1 usai unggul 2-0 di leg pertama. Di perempat final, Inter akan menantang klub asal Jerman, Bayern Munchen. (Isabella BONOTTO/AFP)

Kostum ketiga Inter musim ini memiliki desain unik dengan motif simbol kota Milan. Warna kuning-hitam dipadukan dengan tulisan khusus di bagian dada.

Di atas logo klub, terdapat tulisan "FINAL MUNICH 2025 - Munich Football Arena 31 May - Paris Saint-Germain VS FC Internazionale Milano" sebagai penanda momen bersejarah.

Pihak klub mengatakan bahwa mereka sengaja membuat kostum dengan sentuhan istimewa untuk pertandingan paling penting musim ini.

 

Jadwal Final Liga Champions

Final UCL 2024/2025  

  • Pertandingan: PSG vs Inter Milan
  • Stadion: Allianz Arena
  • Hari: Minggu, 1 Juni 2025
  • Kick off: 02:00 WIB
  • Siaran langsung: SCTV
  • Live streaming: Vidio >>> (((klik di sini)))

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya