Persebaya Surabaya Tidak Takut Kehilangan Pemain Sambut Musim Depan, Ini Alasannya

Persebaya Surabaya mempersiapkan tim dengan kontrak jangka panjang untuk Liga 1 2025/2026, meski telah berpisah dengan pelatih dan beberapa pemain.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 30 Mei 2025, 11:55 WIB
Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari saat melawan Persita Tangerang pada laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (18/1/2023) sore WIB. Persebaya menang dengan skor 5-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Persebaya Surabaya tengah berbenah menyongsong musim BRI Liga 1 2025/2026. Meski belum mengumumkan daftar pemain yang dipertahankan, klub berjuluk Bajul Ijo ini memastikan tidak akan melakukan perombakan besar-besaran pada skuadnya.

Namun, Persebaya telah berpisah dengan pelatih Paul Munster, serta dua pemain, M Hidayat dan Slavko Damjanovic.

Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, mengungkapkan bahwa sebagian besar pemain telah terikat kontrak jangka panjang. Hal ini menjadi fondasi bagi tim untuk menghadapi musim depan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari perencanaan klub sejak musim lalu.

"Gambarannya, sebenarnya sejak musim lalu kami sudah membuat perencanaan. Beberapa pemain kontrak jangka panjang dan sebagainya," kata Candra Wahyudi. "Kalau teman-teman lihat, komposisi tim ini hampir 70-80 persen adalah multi years (jangka panjang), itu jadi fondasi kami," tambahnya.


Pemain dengan Kontrak Jangka Panjang di Persebaya

Pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira saat menghadapi Persita Tangerang pada laga pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (23/2/2024). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Beberapa pemain kunci seperti Ernando Ari, Andhika Ramadhani, Toni Firmansyah, Bruno Moreira, Flavio Silva, dan Dejan Tumbas diketahui memiliki kontrak hingga musim 2026. Kebijakan ini menunjukkan komitmen Persebaya untuk membangun tim yang solid dan berkelanjutan.

"Beberapa pemain yang nanti kami siapkan untuk musim depan juga konsepnya akan multi years. Karena Persebaya gak mau tiap tahun bongkar pasang," tegas Candra Wahyudi.

Meskipun demikian, Candra mengakui bahwa akan ada penyesuaian dalam komposisi pemain Persebaya setelah kepergian pelatih kepala Paul Munster. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Persebaya akan kembali mendatangkan pelatih asing.


Potensi Kedatangan Pelatih Asing dan Dampaknya bagi Persebaya

Kiper Indonesia, Satria Tama, bersama pelatih kiper, Eduardo Perez Moran saat latihan jelang laga melawan Fiji di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis, (31/8/2017). Indonesia akan menjalani laga Persahabatan melawan Fiji. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Nama Eduardo Perez Moran, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia era Luis Milla, mencuat sebagai kandidat potensial. Kedatangan pelatih baru tentu akan membawa perubahan dan adaptasi bagi tim.

"Setiap ada (pelatih) yang baru pasti akan ada adaptasi dan perubahan dan sebagainya. Cuma nanti seperti apa kan teman-teman bisa lihat sendiri," kata Candra Wahyudi.

Manajemen Persebaya memiliki harapan besar untuk musim depan. Mereka bertekad untuk meraih hasil yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya. Pada musim terakhir, Persebaya sempat menjadi penantang juara dan memuncaki klasemen selama beberapa pekan, namun harus puas finis di peringkat keempat.

"Yang jelas manajemen, kami ingin musim depan harus lebih baik dari musim ini," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya