Massimiliano Allegri Kembali ke AC Milan: Mengintip Starting XI Terakhirnya di Rossoneri

Kabar kembalinya Massimiliano Allegri ke AC Milan semakin santer terdengar menjelang musim 2025-26. Allegri akan menggantikan posisi Sergio Conceicao yang hanya bertahan enam bulan sebagai pelatih.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 30 Mei 2025, 07:53 WIB
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri melambaikan tangan sebelum pertandingan Liga Italia 2022/2023 antara Juventus melawan Sassuolo di stadion Juventus, Turin pada 15 Agustus 2022. Allegri tercatat menjadi salah satu pelatih paling boros di bursa transfer, yaitu 1,08 miliar Euro. Pada periode pertamanya di Juventus, Allegri mendapat kucuran dana besar. Dia bisa merekrut Cristiano Ronaldo seharga 117 juta euro dan Gonzalo Higuain senilai 90 juta euro. Allegri juga mengeluarkan banyak uang saat bekerja di AC Milan. Pembelian termahalnya di San Siro adalah Zlatan Ibrahimovic pada 2011 seharga 24 juta euro. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Jakarta Kabar kembalinya Massimiliano Allegri ke AC Milan semakin santer terdengar menjelang musim 2025-26. Allegri akan menggantikan posisi Sergio Conceicao yang hanya bertahan enam bulan sebagai pelatih.

Allegri sebelumnya melatih Milan dari 2010 hingga awal 2014 dan sukses membawa klub meraih gelar Serie A pada musim debutnya. Namun, pada Januari 2014, ia dipecat setelah kekalahan 4-3 dari Sassuolo yang menjadi titik balik periode pertamanya bersama Milan.

Meski pernah dipecat, Allegri mencatatkan 91 kemenangan dari 178 pertandingan bersama Milan. Kepergiannya kala itu membawa Milan ke posisi kedelapan, hasil yang nyaris sama dengan performa mereka di musim 2024/2025.

Sassuolo, tim yang membuat Allegri dipecat, kembali promosi ke Serie A dan akan kembali menghadapi Milan musim depan. Hal ini menimbulkan nostalgia tersendiri sebelum Allegri mulai membangun Milan yang baru.


Latar Belakang Kepergian Allegri pada 2014

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengingatkan pemainnya untuk fokus pada laga melawan AS Roma. (Miguel MEDINA / AFP)

Saat Allegri dipecat, Milan sedang berjuang untuk mendapatkan tiket Liga Champions. Namun, penjualan pemain bintang beberapa tahun sebelumnya membuat kualitas skuad menurun.

Pemain seperti Kaka dan Mario Balotelli yang kembali ke klub sudah jauh dari performa terbaiknya. Kondisi ini menambah tekanan pada Allegri yang harus memimpin Milan di masa sulit.

Kekalahan 4-3 di kandang Sassuolo menjadi momen krusial bagi Allegri dan akhirnya memicu penggantian pelatih oleh manajemen Milan. Domenico Berardi mencetak semua gol Sassuolo dalam pertandingan tersebut.


Perjalanan Milan Setelah Kepergian Allegri

Clarence Seedorf (AFP/Fabio Muzzi)

Setelah Allegri pergi, Clarence Seedorf mengambil alih hingga akhir musim 2013/2014. Namun, perubahan yang diharapkan tidak terjadi dan Milan tetap finis di posisi kedelapan.

Posisi tersebut menjadi rekor yang sama persis dengan musim 2024/2025 di bawah Paulo Fonseca dan Sergio Conceiçao. Konsistensi hasil kurang memuaskan ini menjadi pekerjaan rumah baru bagi Allegri.

Kini Allegri diharapkan bisa membawa Milan kembali ke jalur kemenangan dan kembali ke kompetisi Eropa yang prestisius. Mereka hanya bertarung di kompetisi domestik musim depan.


Starting XI Terakhir Allegri di AC Milan (2014)

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengamati permainan anak asuhnya melawan Udinese pada laga lanjutan pekan ke-24 Serie A di Allianz Stadium, Selasa (13/2/2024). Juve kini berada di posisi kedua dengan 53 poin. Selisih tujuh angka dengan Nerazzuri yang bertengger di puncak. (AFP/Marco Bertorello)

Formasi: 4-3-3

Starting XI: Christian Abbiati; Mattia De Sciglio, Cristian Zapata, Daniele Bonera, Urby Emanuelson; Bryan Cristante (55′ Gianpaolo Pazzini), Nigel de Jong, Antonio Nocerino (55′ Riccardo Montolivo); Ricardo Kaka, Robinho (65′ Keisuke Honda); Mario Balotelli.

Pemain cadangan: Gabriel Vasconcelos Ferreira, Antonio Coppola, Cristian Zaccardo, Matias Silvestre, Philippe Mexes, Adil Rami, Riccardo Saponara, Andrea Poli, Alessandro Matri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya