Liputan6.com, Jakarta Real Betis tengah berada di ambang sejarah. Untuk pertama kalinya, klub asal Sevilla ini akan tampil di final kompetisi Eropa, menghadapi Chelsea dalam laga puncak UEFA Conference League 2025. Di balik pencapaian gemilang ini, terdapat tiga sosok kunci yang menjadi motor penggerak tim: Isco, Antony, dan Giovani Lo Celso.
Ketiganya bukan hanya pemain berbakat, tetapi juga simbol dari kebangkitan dan semangat juang Betis musim ini. Dengan kombinasi pengalaman, kreativitas, dan determinasi, mereka telah membawa Los Verdiblancos melampaui ekspektasi dan mendekati gelar Eropa perdana.
Advertisement
Menjelang laga final di Wroclaw, Polandia, ketiganya siap memberikan segalanya untuk mengukir sejarah dan mengangkat trofi yang selama ini hanya menjadi impian bagi para pendukung setia Betis.
Isco: Sang Maestro yang Kembali Bersinar
Setelah mengalami cedera patah tulang fibula di awal musim, Isco kembali ke lapangan dengan semangat baru. Sejak debutnya pada Desember 2024, ia menjadi pengatur ritme permainan Betis, membawa tim dari posisi ke-11 ke peringkat keenam di La Liga.
Performa impresifnya tidak hanya terlihat di liga domestik, tetapi juga di kompetisi Eropa. Sebagai kapten, Isco memimpin dengan contoh, menunjukkan visi permainan dan ketenangan yang menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya.
Kini, di usia 33 tahun, Isco memiliki kesempatan untuk menambahkan trofi Eropa ke dalam koleksi pribadinya dan memberikan hadiah terindah bagi klub yang memberinya kesempatan kedua.
Antony: Dari Keterpurukan Menuju Kebangkitan
Perjalanan Antony bersama Real Betis adalah kisah transformasi yang luar biasa. Setelah masa sulit di Manchester United, termasuk masalah kesehatan mental yang serius, Antony menemukan kembali gairah bermain sepak bola di Sevilla.
Sejak bergabung pada Januari 2025, winger asal Brasil ini mencetak sembilan gol dan memberikan lima assist dalam 25 penampilan, termasuk kontribusi penting di semifinal melawan Fiorentina. Performa gemilangnya bahkan membawanya kembali ke tim nasional Brasil.
Antony kini menjadi simbol harapan dan kebangkitan, siap memberikan penampilan terbaiknya di final untuk membantu Betis meraih kejayaan.
Lo Celso: Pengatur Irama yang Tak Tergantikan
Giovani Lo Celso telah menjadi pilar penting di lini tengah Betis sepanjang musim ini. Dengan pengalaman bermain di klub-klub besar Eropa, ia membawa ketenangan dan kreativitas yang sangat dibutuhkan tim.elpais.com
Meski sempat mengalami cedera ringan, gelandang asal Argentina ini tetap menunjukkan konsistensi, mencetak sembilan gol dalam 33 pertandingan musim ini.
Lo Celso juga dikenal dengan kemampuannya memanfaatkan ruang yang ditinggalkan lawan, sebuah aspek yang bisa menjadi kunci melawan Chelsea.
Persoalannya, Lo Celso tidak terlihat dalam sesi latihan terakhir Betis. Belum pasti apakah dia bisa bermain melawan Chelsea nanti atau tidak.