Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) menggelar Musyawarah Nasional atau Munas VII Lanjutan di Jakarta, Selasa (27/5/2025).
Forum ini memilih Slamet Ariyadi sebagai Ketua Umum atau Ketum IKA PMII periode 2025-2030, secara musyawarah mufakat. Munas lanjutan ini untuk menuntaskan agenda Munas VII yaitu pemilihan Ketua Umum dan Formatur yang tertunda. Tiga bulan lalu forum ini diskors Sidang Pleno.
Advertisement
Kementerian Hukum (Kemenkum) telah mengesahkan Fathan Subchi sebagai Ketum IKA PMII periode 2025-2030. Ketum PB IKA PMII periode 2020-2025 Akhmad Muqowam mengatakan, dengan demikian, SK Kemenkum yang berlaku ada dua.
"SK yang mereka miliki tidak membatalkan SK kita, tidak mereferensikan SK kita, jadi kami ada mereka ada. Perubahan SK harus menimbang, mereferensi SK yang lama, logika hukumnya seperti itu," ujar Muqowam melalui keterangan tertulis, Selasa (27/5/2025).
"Jadi SK kami masih berlaku dan SK mereka juga berlaku. Tapi kami meyakini secara konstitusi bahwa kami benar," sambung dia.
Muqowam menekankan, hasil Munas kali ini juga akan dibawa ke Kemenkum. Harapannya, kata dia, Kemenkum mengakui Slamet Ariyadi sebagai Ketum PB IKA PMII periode 2025-2030.
"Kalau dikemudian hari yang diakui (Kemenkum) adalah mereka (kubu Fathan), kami akan mengajukan keberatan kepada Menteri Hukum. Kami juga sudah diproses oleh lawyer dibawa ke PTUN, kita ini taat hukum," ucap Muqowam.
Dihadiri Puluhan Pengurus Wilayah
Menurut Muqowam, Munas IKA PMII VII Lanjutan ini dihadiri 27 pengurus wilayah, namun hanya 21 hadir secara fisik. Pengurus cabang yang hadir ada 149.
"Sehingga jumlahnya 170 artinya forum ini sudah quorum. Apa yang kita lakukan sudah konstitusional," tandas Muqowam.
Kemudian, Ketum IKA PMII periode 2025-2030 Slamet Ariyadi menambahkan, pihaknya akan segera menyusun kepengurusan PB IKA PMII periode 2025-2030. Dia mengatakan, susunan kepengurusan baru tersebut akan didaftarkan ke Kemenkum, demi pengesahan.
Dirinya berharap, IKA PMII tetap solid, tidak ada kotak-kotak, bahkan perpecahan. Untuk itu, Slamet memastikan, kubu Fathan ingin bergabung, pihaknya akan menyambut dengan tangan terbuka.
"Kita terbuka, IKA PMII adalah milik kader-kader PMII se-Nusantara, tidak ada kotak-kotak. Semua kita akan rangkul bersama," ucap Slamet yang juga Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN tersebut.