Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta telah menunjuk Mauricio Souza sebagai pelatih kepala yang baru pada 27 Mei 2025. Pelatih asal Brasil ini diharapkan dapat membawa angin segar dan meningkatkan performa tim Macan Kemayoran pada musim 2025/2026.
Penunjukan Souza ini sekaligus menandai kembalinya dirinya ke Liga 1 Indonesia setelah sebelumnya menukangi Madura United. Lantas, siapa sebenarnya Mauricio Souza dan bagaimana rekam jejak kepelatihannya?
Advertisement
Mauricio Souza lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada 13 Maret 1974. Sebelum menerima pinangan Persija, ia sempat melatih klub Brasil, Guarani, yang berkompetisi di Série C atau kompetisi level 3 Brasil. Selain itu, ia juga pernah menangani Red Bull Bragantino II & U-23 sebelum bergabung dengan Madura United pada Liga 1 2023/24.
Keputusan Persija untuk merekrut Souza didasari oleh pengalamannya di Liga 1 dan rekam jejaknya yang cukup baik. Ia diharapkan mampu membawa Persija meraih prestasi yang lebih baik setelah musim lalu hanya mampu finis di peringkat ketujuh.
Pengalaman Mauricio Souza di Madura United
Bersama Madura United, Mauricio Souza mencatatkan performa yang cukup impresif. Ia berhasil membawa Laskar Sape Kerap mengakhiri musim reguler di peringkat keempat, sehingga berhak melaju ke babak Championship Series. Pencapaian ini diraih di tengah masalah internal klub terkait kasus korupsi yang sempat menggoyahkan kondisi finansial tim.
Meski sempat memimpin klasemen di awal kompetisi, Madura United sempat mengalami penurunan performa. Namun, berkat strategi dan racikan taktik dari Mauricio Souza, mereka mampu bertahan di papan atas hingga akhir musim reguler.
Keberhasilan ini menjadi bukti kapabilitas Mauricio Souza dalam meramu tim dan mengatasi berbagai masalah yang ada. Hal ini pula yang membuat Persija yakin bahwa Souza adalah sosok yang tepat untuk meningkatkan moral dan performa tim.
Alasan Persija Jakarta Memilih Mauricio Souza
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan harapannya terhadap Mauricio Souza. Ia berharap Souza dapat mengawal nama besar Persija dan membawa tim meraih prestasi terbaik. Prapanca juga menekankan pentingnya sinergi antara pelatih dan tim untuk membentuk tim yang tangguh dan konsisten.