Liputan6.com, Jakarta - Empat pondok pesantren (ponpes) di dua Kabupaten Provinsi di Jawa Barat (Jabar) mendapatkan bantuan fasilitas Thoharoh (membersihkan diri), akses air bersih, dan sanitasi dari AQUA yang berkolaborasi dengan Serikat Ekonomi Pesantren (SEP).
Program ini memberikan manfaat kepada lebih dari 226 santri di Pondok Pesantren Syafiul Huda dan Pondok Pesantren Al Ibtida, Kabupaten Kuningan serta Pesantren Thoriqul Huda dan Nurul Huda, Kabupaten Pangandaran.
Advertisement
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Head of Climate & Water Stewardship Danone Indonesia Ratih Anggraeni serta Ketua SEP Pimpinan Pondok Pesantren Syafiul Huda Ustaz Ahmad Tazakka Bonanza kepada Ustaz Dede Mashuri.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh SEP pada2024 di 210 pondok pesantren di wilayah Jawa Barat (Jabar), Yogyakarta, dan Jawa Timur, ponpes dengan akses air bersih yang layak baru berada di angka 54% dan Pondok Pesantren dengan akses sanitasi layak di angka 38%.
Pimpinan Pondok Pesantren Syafiul Huda Ustaz Dede Mashuri menyambut baik bantuan yang diterima.
"Fasilitas air bersih dan sanitasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk keseluruhan kegiatan di Pondok Pesantren setiap hari," ujar Dede, melalui keterangan tertulis, Rabu (21/5/2025).
"Hal ini tentunya akan sangat menunjang proses belajar mengajar dan beribadah seluruh santri di Pondok Pesantren kami, terutama dalam menjaga kesucian dan kebersihan diri. Kami berharap hal ini juga akan meningkatkan kualitas hidup dan kondisi kesehatan para santri," jelas dia.
Pada kesempatan yang sama, Head of Climate & Water Stewardship Danone Indonesia Ratih Anggraeni menjelaskan pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan produk air minum yang berkualitas, sekaligus turut mendukung berbagai inisiatif yang berfokus pada pemenuhan kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.
Tingkatkan Kualitas Kesehatan
Untuk itu, menurut Ratih, dengan visi yang sama dalam memajukan umat dan meningkatkan kualitas kesehatan, pihaknya menginisiasi program bantuan akses air bersih dan sanitasi serta edukasi PHBS di pondok pesantren bersama SEP.
"Kami juga sangat berbahagia hari ini dapat bekerjasama bersama empat Pondok Pesantren di Jawa Barat. Kami berharap tentunnya melalui kolaborasi seluruh pihak, program ini dapat memberikan manfaat yang maksimal dalam menunjang kegiatan para santri serta pengurus Pondok Pesantren," papar Ratih.
Ratih turut menjelaskan, inisiatif ini juga merupakan bagian dari komitmen AQUA untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam mencapai 100% akses universal terhadap air, di mana, setiap orang dapat memperoleh air bersih pada 2030 sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
"AQUA mengembangkan program Water Sanitation and Hygiene (WASH) yang dijalankan di sekitar wilayah operasionalnya serta di beberapa daerah yang memiliki tingkat akses air bersih dan sanitasi yang rendah di Indonesia," terang dia.
"Hingga tahun 2024, tercatat sebanyak 573.000 jiwa yang tersebar di 46 kota/kabupaten dan lebih dari 70 desa telah menerima manfaat dari program ini. Program ini didasarkan pada hasil pemetaan sosial dan lingkungan, analisis kebutuhan masyarakat dan data nasional terkait tingkat akses air bersih dan sanitasi di daerah-daerah di Indonesia," jelas Ratih.