Sejumlah kendaraan melintas di dekat tiang monorel yang terhenti pembangunannya di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (21/5/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Gubernur Pramono Anung menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta akan menyelesaikan dan merapikan keberadaan tiang-tiang pembangunan proyek monorel yang mangkrak, mulai dari Jalan HR Rasuna Said di Jakarta Selatan hingga Jalan Asia Afrika di Jakarta Pusat. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Diketahui, tiang-tiang proyek monorel itu mulai dibangun pada tahun 2004 dengan harapan menciptakan transportasi massal modern guna mengurangi kemacetan di Jakarta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Namun, pada tahun 2008 proyek ini dihentikan alias mangkrak akibat masalah pendanaan dan kepastian investasi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Dan. pada tahun 2011, proyek pembangunan monorel di Jakarta resmi dihentikan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Terdapat sekitar 90 tiang beton yang berdiri di sepanjang jalan Jalan HR Rasuna Said di Jakarta Selatan hingga Jalan Asia Afrika di Jakarta Pusat. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Pramono Anung menilai adanya tiang monorel yang mangkrak itu sangat mengganggu keindahan Jakarta. Karenanya, dia ingin segera menyelesaikan masalah hukum yang ada dan merapikan tiang-tiang itu. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sayangnya, Pramono Anung belum menjelaskan secara rinci apakah nantinya tiang-tiang monorel itu akan dibongkar atau dimanfaatkan untuk hal lain. Menurutnya, hal itu akan diputuskan nanti. (Liputan6.com/Herman Zakharia)