Langkah-Langkah Krusial yang Akan Menentukan Arah Baru AC Milan

AC Milan segera menunjuk Igli Tare sebagai direktur olahraga baru mereka. Begitu dia resmi ditunjuk, sederet keputusan penting sudah menunggu untuk segera diambil.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 21 Mei 2025, 15:36 WIB
Pemain depan AC Milan asal Portugal Rafael Leao ditantang oleh bek Bologna asal Belanda Sam Beukema selama pertandingan final Piala Italia (Coppa Italia) antara AC Milan dan Bologna di stadion Olimpiade di Roma, pada 14 Mei 2025.Isabella BONOTTO / AFP

Liputan6.com, Jakarta AC Milan segera menunjuk Igli Tare sebagai direktur olahraga baru mereka. Meski belum resmi, kesepakatan akhir kabarnya bisa tercapai pekan ini. Pertemuan lanjutan dengan Tare akan jadi momen penentu.

Selama beberapa bulan terakhir, Milan memang dikaitkan dengan banyak nama. Fabio Paratici, Tony D'Amico, Giovanni Sartori, dan Lee Congerton sempat masuk dalam radar klub.

Namun, setelah beberapa upaya gagal, kini semua mata tertuju pada Tare. Begitu dia resmi ditunjuk, sederet keputusan penting sudah menunggu untuk segera diambil.


Siapa Pelatih Milan Musim Depan?

Rossoneri sempat tertinggal lebih dahulu berkat gol Kenan Yildiz di babak pertama. Namun di babak kedua, Rossoneri mampu bangkit. Mereka membalikkan kedudukan menjadi 2-1 berkat gol penalti Christian Pulisic dan gol bunuh diri Federico Gatti. (AFP/Fayez Nureldine)

Keputusan pertama dan paling penting menyangkut pelatih kepala. Masa depan Sergio Conceicao masih abu-abu, dengan satu laga tersisa musim ini melawan Monza.

Conceicao datang di tengah musim dan langsung mempersembahkan trofi Supercoppa. Namun, performa Milan tetap tidak stabil hingga gagal lolos ke Eropa musim depan.

Dengan kekalahan dari tim-tim besar seperti Juventus, Napoli, hingga Roma, Milan butuh sosok baru yang bisa membangun ulang identitas. Tugas itu akan jadi ujian pertama sang direktur baru.


Reijnders: Dijual Mahal atau Dipertahankan?

Pemain AC Milan, Tijjani Reijnders melakukan selebrasi setelah mencetak gol melalui tendangan jarak jauh ke gawang Sassuolo pada laga lanjutan Liga Italia 2024/2025 yang berlangsung di San Siro, Milan, Italia, Rabu (04/12/2024) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Tijjani Reijnders masuk radar klub-klub top Eropa usai dua musim cemerlang bersama Milan. Manchester City dan Real Madrid kabarnya siap menawar gelandang asal Belanda itu.

Milan diyakini membanderol Reijnders setidaknya €70 juta. Total paket transfernya bahkan bisa mendekati €90 juta apabila semua klausul diaktifkan.

Jika dilepas, dananya bisa dipakai untuk merekrut Samuele Ricci dan striker baru seperti Lorenzo Lucca. Namun, mempertahankan Reijnders juga jadi sinyal bahwa Milan masih ambisius.


Masa Depan Theo dan Maignan

Bek AC Milan asal Prancis, Theo Hernandez, merayakan kemenangan AC Milan di akhir pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Coppa Italia antara Inter Milan dan AC Milan di stadion San Siro, Milan, pada 23 April 2025.Piero CRUCIATTI / AFP

Theo Hernandez dan Mike Maignan akan memasuki tahun terakhir kontrak mereka. Jika tak segera diperpanjang, Milan berisiko kehilangan dua bintangnya secara gratis.

Theo sempat dilirik klub-klub besar dengan banderol €100 juta. Sementara itu, Maignan dinilai sekitar €40 juta pada akhir musim lalu.

Milan harus segera menentukan sikap: menjual atau memperpanjang. Menunda hanya akan memperbesar risiko kehilangan secara cuma-cuma.


Saelemaekers dan Keseimbangan Neraca Keuangan

Bek Roma asal Spanyol Jose Tasende merayakan gol pertama timnya dengan rekan setim penyerang Roma asal Belgia Alexis Saelemaekers, penyerang Roma asal Ukraina Artem Dovbyk, dan penyerang Roma asal Argentina Paulo Dybala selama pertandingan sepak bola Liga Eropa EUFA antara AS Roma dan Eintracht Frankfurt di stadion Olimpiade di Roma, pada 30 Januari 2025.Andreas SOLARO / AFP

Alexis Saelemaekers akan kembali ke Milan setelah dipinjamkan ke Roma musim ini. Sementara itu, Tammy Abraham—yang dipinjam dari Roma—juga akan kembali ke klub asalnya.

Kedua transfer tersebut tidak menyertakan opsi beli, jadi kini waktunya Milan mengevaluasi kelanjutan mereka. Saelemaekers tampil solid di Roma dan bisa dijual untuk menambah dana.

Kegagalan lolos ke kompetisi Eropa membuat Milan kehilangan potensi pemasukan €80 juta. Oleh karena itu, menjual pemain seperti Saelemaekers bisa jadi solusi cerdas untuk menyeimbangkan neraca.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya