Liputan6.com, Jakarta - Di episode Sinetron Cinta di Ujung Sajadah kali ini dikisahkan, Rindu menghadapi dilema besar ketika menemukan ibunya yang hilang. Sementara itu, intrik dan kecurigaan terus membayangi keluarga, membuat semua orang berada di ujung tanduk.
Rindu terkejut dan marah kepada Fauzan karena tidak segera memberitahunya tentang penemuan ibunya. Fauzan merasa serba salah dan bingung karena kondisi mental ibu Rindu yang tidak stabil dan cenderung kasar. Meskipun demikian, Rindu memberanikan diri untuk bertemu dengan ibunya, Sakinah, yang mengira Rindu adalah bayinya, setelah terpengaruh oleh hasutan Denny yang mengatakan anaknya akan datang.
Advertisement
Adi merasa ada sesuatu yang tidak beres dan mulai curiga, namun Fauzan justru marah dan tidak bisa menerimanya. Adi memperingatkan Fauzan untuk tetap waspada dan berhati-hati.
Sementara itu, Widya berperan sebagai korban di depan Alia, mengklaim bahwa Alia telah memasuki kamarnya. Alia yang kesal memberi tahu Denny bahwa keluarga Indra mulai mencurigai mereka. Denny mengingatkan Alia untuk tidak memancing kecurigaan dan terus melakukan kekacauan secara diam-diam.
Rindu Temukan Ibunya
Umi Aminah diberi tahu oleh Adi tentang Rindu yang menemukan ibunya. Umi Aminah terkejut karena berpikir bahwa Rindu adalah anaknya, dan bingung mengapa Rindu percaya ada ibu lain.
Saat Umi bertemu dengan Sakinah, Sakinah justru menyerangnya, membuat Rindu khawatir. Rindu bingung apakah harus membawa Sakinah pulang atau lebih memperhatikan keselamatan anak-anaknya. Alia juga memperingatkan Rindu untuk tidak membawa pulang ibunya yang sedang mengalami gangguan mental.
Fauzan merasa terjebak dalam situasi yang membingungkan dan akhirnya berbicara dengan Indra, memberitahukan bahwa Denny yang memberikan alamat rumah sakit jiwa dan nama ibu Rindu. Indra marah karena yakin ini adalah salah satu rencana licik Denny.