Absen di SEA Games 2025, Agus Prayogo akan Turun di GRAS 2025

Agus Prayogo ingin ada regenerasi di lari Indonesia. Dia akan absen pada ajang SEA Games 2025.

oleh ThomasDiperbarui 21 Mei 2025, 06:10 WIB
Pelari Agus Prayogo

Liputan6.com, Jakarta- Pelari jarak jauh andalan Indonesia Agus Prayogo mengumumkan tidak akan tampil saat SEA Games 2025 digelar di Thailand Desember mendatang. Agus masih aktif berlari tapi ingin memberikan kesempatan kepada atlet yang lebih muda.

Pria 39 tahun itu menyatakan sudah merasa cukup dengan pencapaiannya selama ini di SEA Games sehingga ingin membuka jalan kepada juniornya untuk meneruskan tongkat estafet.

"Jadi SEA Games tahun ini, nama saya masih berada di Timnas, cuma saya pikir sudah cukup dengan prestasi dan pencapaian saya saat ini dengan tujuh medali SEA Games, dan mengingat banyak adik-asik saya terutama di jarak jauh, harapan saya mereka akan melanjutkan perjuangan saya di SEA Games dan intinya harapan saya medali emas di nomor marathon masih punya Indonesia," sambung Agus.

Agus tahun ini hanya akan turun di Garmin Run Asia Series 2025 edisi Indonesia. Rencananya Garmin Run Indonesia 2025 akan berlangsung pada 14 September 2025 di ICE BSD, Tangerang. Agus menargetkan turun di kategori 10K atau 21K (Half Marathon).

"Insya Allah Saya akan berlari di 10k atau half marathon. Sekarang spesialisasi saya ada di marathon mungkin bisa jadi bagian latihan saya," ujar Agus Prayogo kepada wartawan, Selasa (20/5/2025).

Garmin Run Indonesia 2025 sendiri akan menjadi pembuka Garmin Run Asia Series 2025 yang bergulir di sepuluh wilayah di Asia, yaitu Taiwan, Indonesia, Singapura, Thailand, Korea, Vietnam, Malaysia, Hong Kong, Filipina, dan Jepang.


Empat Kategori Lari

Pelari Agus Prayogo ikut Garmin Run Indonesia 2025

Membawa tema yang sama ”From Zero to Hero” dan konsisten dalam mendukung inklusivitas dan keberlanjutan, 2025 Garmin Run Indonesia menghadirkan pilihan nomor lari 5K, 10K, 21K, Kids Dash untuk anak-anak dan Sub-Category ASICS Community Rank.

Tahun lalu, Garmin Run berhasil menarik antusiasme luar biasa dengan diikuti oleh lebih dari 7.000 peserta. Ajang tersebut juga menunjukkan komitmen terhadap lingkungan dengan menghasilkan sekitar 983.07 kg sampah, yang hampir setara dengan berat 1 mobil city car.

Upaya pengelolaan sampah yang efektif berhasil mengurangi sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebanyak 62% dari total sampah yang terkumpul. Selain itu, inisiatif keberlanjutan ini juga berkontribusi pada pengurangan jejak karbon setara dengan 1.891,5 km jarak tempuh mobil, 175,42 liter konsumsi bahan bakar solar, dan 202,27 liter konsumsi bahan bakar bensin.

Lanjut Baca:

2025 Garmin Run Indonesia juga menegaskan fokus pada sustainability dengan menggandeng Limbah.id sebagai Sustainability Partner. Seluruh produk Garmin yang dijual di Indonesia kini telah menerapkan kebijakan zero plastic packaging, sebagai langkah konkret untuk mengurangi jejak karbon.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya