Istana Ungkap Alasan Perubahan Desain dan Warna Pesawat Kepresidenan Prabowo

Pesawat kepresidenan A-001 yang kini digunakan Prabowo berganti warna, dari dominan merah menjadi dominan putih.

oleh Aries SetiawanDiterbitkan 20 Mei 2025, 08:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Thailand untuk bertemu Raja Maha Vajiralongkorn dan Perdana Menteri Paetongtarn. Kepala negara tiba menggunakan pesawat kepresidenan RI di Bandara Don Mueang Royal Thai Air Force Base, Thailand, pada Sabtu (17/5) malam pukul 22.00 waktu setempat. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto rutin menggunakan pesawat pribadinya PK-GRD dalam setiap kegiatan kepresidenan.

Hal itu disampaikan Hasan menanggapi terkait pesawat kepresidenan A-001 yang berganti warna, dari dominan merah menjadi dominan putih. Pesawat itu pun serupa dengan pesawat PK-GRD yang sudah digunakan Prabowo sejak menjabat Menteri Pertahanan.

"Begini, pesawat yang rutin dipakai oleh Presiden Prabowo itu adalah pesawat pribadi beliau sebelumnya. Sampai hari ini, itu yang beliau pakai, yang tulisan bawahnya itu PK GRD," kata Hasan di Kantor PCO, Jakarta, Senin (19/5/2025).

Hasan mengatakan, pesawat kepresidenan sebelumnya yakni A-001 memang disamakan dari sisi cat dan desain dengan pesawat yang kerap digunakan Prabowo Subianto.

Diketahui, pesawat Prabowo kini bertuliskan Republik Indonesia dan berlambang Garuda di atas dua garis horizontal yang membentang di badan pesawat. Desain dan warna serupa, kekinian digunakan di pesawat kepresidenan A-001.

"Nah, pesawat ini disamakan desainnya supaya jadi pesawat cadangan. Jadi kalau misalnya ini lagi maintenance, nanti lagi enggak bisa dipakai, pesawat dengan desain yang sama, jadi orang akan kenal bahwa ini adalah pesawat kepresidenan Republik Indonesia," jelas Hasan.

"Jadi kira-kira kan sekarang dominannya putih ya, garisnya garis merah. Jadi sama nih, mirip desainnya. Jadi nanti supaya bisa digunakan sebagai cadangan. Supaya enggak beda-beda warna, tetap pesawat yang dikenal orang sebagai pesawat kepresidenan," imbuh Hasan.

 

Desain dan Warna Pesawat yang Sebelumnya Digunakan Jokowi Berubah

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana tiba di Bandara Nusantara, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (11/10/2024), dengan menggunakan pesawat kepresidenan Boeing Bussines Jet 737-800 (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Sebagai informasi, pergantian warna dan desain pada pesawat kepresidenan Republik Indonesia A-001 menuai perhatian publik.

Pesawat yang sebelumnya digunakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini tampil dengan wajah baru.

Transformasi desain A-001 pertama kali diamati publik saat pesawat itu parkir bersebelahan dengan pesawat kepresidenan PK-GRD (saat ini digunakan Presiden Prabowo Subianto) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 14 April lalu.

Perbandingan visual yang mencolok antara dua pesawat tersebut memunculkan spekulasi di media sosial.

Pada desain pesawat kepresidenan lama A-001 dengan dominan dengan warna merah, termasuk di bagian moncong hingga ke ekor dengan tulisan "Republik Indonesia" berwarna putih.

Namun kini, desainnya berubah drastis menjadi warna putih dominan dengan garis merah horizontal yang memanjang di atas dan bawah jendela.

Pada tulisan "Republik Indonesia" pun kini berwarna hitam dengan jenis font berbeda.

Perubahan Desain dan Warna Pesawat Kepresidenan Bukan Keputusan Sembarang

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan di Turki dengan bertolak menuju Antalya, Jumat, 11 April 2025. Di tengah cuaca dingin salju, Prabowo melambaikan tangan kepada para pelepas sebelum memasuki pesawat kepresidenan RI. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menegaskan pergantian warna dan desain pesawat A-001 bukanlah keputusan sembarangan atau demi estetika semata.

Menurut Hasan, pesawat, seperti halnya kendaraan lain, memang harus menjalani perawatan rutin (maintenance), termasuk pengecatan ulang.

"Kalau kendaraan, pesawat, kapal, itu ada pemeliharaan rutin. Ya salah satu pemeliharaannya juga ganti desain, ganti warna," kata Hasan.

Dia mengatakan, pengecatan adalah bagian dari prosedur pemeliharaan rutin. Hasan mengaku belum mengetahui biaya pasti dari pengecatan ulang pesawat kepresidenan tersebut.

Hasan menegaskan, pergantian warna pada pesawat kepresidenan didasari oleh alasan teknis yang sangat penting.

Menurutnya, warna baru pada pesawat berfungsi untuk mencegah berbagai kerusakan yang dapat terjadi akibat faktor lingkungan, seperti korosi dan oksidasi yang kerap menyerang permukaan pesawat.

Selain itu, perubahan warna juga berguna untuk melindungi pesawat dari risiko kerusakan akibat tumpahan bahan bakar yang tak terhindarkan selama operasional.

Dengan demikian, pergantian warna ini sebenarnya adalah bagian dari upaya strategis untuk memperpanjang usia pakai pesawat kenegaraan agar tetap prima dan aman saat digunakan.

Hasan berharap masyarakat dapat memahami hal ini dengan bijak dan tidak membesar-besarkan isu pergantian warna tersebut.

Baginya, mengganti warna kendaraan dinas, termasuk pesawat kepresidenan, adalah hal yang biasa dan lumrah dalam pemeliharaan kendaraan resmi negara.

Hasan berharap, jika suatu saat mobil kepresidenan berubah warna dari hitam ke putih, hal itu juga seharusnya tidak menjadi kontroversi, melainkan dianggap sebagai bagian dari prosedur perawatan dan perbaikan yang rutin dilakukan demi menjaga kualitas dan fungsionalitas kendaraan dinas negara.

 

Reporter: Alma Fikhasari

Sumber: Merdeka.com

Infografis Cat Biru Berganti Merah Pesawat Kepresidenan (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya