Belajar dari Jakarta, Anwar Hafid Siap Wujudkan Program Berani Murah

Dia menjelaskan, program Berani Murah merupakan bagian dari visi besar.

oleh Jonathan Pandapotan PurbaDiperbarui 20 Mei 2025, 06:52 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, tancap gas wujudkan kesejahteraan masyarakat lewat dengan rencana menjalankan program berani murah. Hal itu disampaikan usai belajar langsung dari Food Station di Jakarta.

Anwar menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat serius membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mampu menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga sembako di seluruh wilayah provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Kita sangat serius untuk memiliki sebuah BUMD. Karena kita punya program satu harga untuk semua (sembako) di Sulawesi Tengah,” kata Anwar seperti dikutip dari siaran pers, Senin (19/5/2025).

Dia menjelaskan, program Berani Murah merupakan bagian dari visi besar Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan harga bahan pokok sama rata bagi seluruh lapisan masyarakat, dari kota hingga desa terpencil.

"Kolaborasi dengan Food Station menjadi langkah konkret dalam mewujudkan misi tersebut," harap dia.

Anwar beralasan, program berani murah digagas karena adanya keluhan rakyat terkait harga kebutuhan pokok yang sangat mahal. Program ini juga sekaligus mempertegas bahwa Anwar Hafid memiliki pemahaman mendalam terkait keinginan rakyat.

"Kerjasama dengan Food Station ini juga bagian dari langkan pemprov Sulawesi Tengah untuk mengendalikan ketahanan pangan. Dengan adanya kerjasama dengan food station kami berharap ketahanan pangan ini bisa di kendalikan oleh pemerintah,” yakin dia.

 

Wujud Keberpihakan ke Rakyat Kecil

Anwar optimistis, langkah tegasnya sekaligus menjadi wujud dari keberpihakan pemerintah daerah terhadap rakyat kecil, khususnya dalam menghadapi tantangan fluktuasi harga pangan.

"Pemprov Sulteng melalui BUMD nantinya akan memfokuskan kerja pada distribusi bahan pokok yang lebih efisien dan merata," dia menandasi.

Infografis bulu tangkis. (Liputan6.com/Abdillah)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya