Liputan6.com, Jakarta - Tokoh masyarakat Kabupaten Jayapura, Esau Tegai, menyatakan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai program tersebut sebagai langkah konkret dalam membangun generasi penerus yang unggul di Papua.
Pernyataan itu disampaikan Esau saat ditemui media di Kabupaten Jayapura, Papua, pada Senin (19/5/2025).
Advertisement
“Pada dasarnya sebagai tokoh masyarakat Kabupaten Jayapura berkomitmen untuk ikut mendukung dan mengatasi masalah gizi, sebagai langkah dasar untuk menciptakan generasi Papua sebagai generasi penerus yang kuat dan berpotensi menjadi pilar kemajuan di Papua guna kemajuan bangsa untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia emas tahun 2045,” ujar Esau.
Ia mengatakan, program MBG merupakan bentuk komitmen Presiden Prabowo dalam memastikan anak-anak Papua tumbuh dengan gizi yang cukup dan menjadi generasi yang kuat serta kompetitif demi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut, Esau mengapresiasi kehadiran pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah menjalankan program MBG di sejumlah wilayah Papua, dengan sasaran utama anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Saya sangat mengapresiasi kepada pemerintah dalam hal ini Badan Gizi Nasional (BGN) Indonesia yang mana telah meluncurkan program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian upaya meningkatkan status masyarakat terutama anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui. Program bertujuan untuk memastikan pemenuhan gizi di Indonesia di tanah Papua dioptimalkan dan merupakan pondasi demi terwujudnya pembangunan nasional yang adil dan merata,” jelasnya.
Tingkatkan Kualitas SDM
Esau juga menyebut bahwa program tersebut akan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua dan menciptakan generasi yang cerdas serta memiliki daya saing global.
“Program Makan Bergizi Gratis sangat positif bagi pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di Indonesia dan khususnya di tanah Papua, menuju Indonesia emas di tahun 2045 serta menciptakan generasi yang berpotensi, yang sehat dan cerdas dan berdaya saing global, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat dan sektor swasta,” katanya.
Ia berharap seluruh sasaran program MBG, termasuk di wilayah Papua, dapat tercapai dan memberi dampak nyata bagi pembangunan nasional.