AMIS Bersatir dengan Menyentil Realita Sosial Lewat Rilis Lagu Local Wisdumb

Diproduseri Iga Massardi, lagu baru AMIS ini jadi pembuka album penuhnya yang siap rilis September 2025.

oleh Ruly RiantrisnantoDiperbarui 19 Mei 2025, 21:12 WIB
Penyanyi AMIS saat merilis single terbaru berjudul “Local Wisdumb”. (Dok. IST)

Liputan6.com, Jakarta Penyanyi folk AMIS kembali menghadirkan karya yang memancing pemikiran lewat single terbaru berjudul “Local Wisdumb”. Lagu ini menyentil berbagai absurditas dalam kehidupan sosial, dari kebodohan yang dilanggengkan hingga kejanggalan yang dijadikan kebiasaan.

Diproduseri oleh Iga Massardi, musisi dan frontman Barasuara, “Local Wisdumb” menjadi single pembuka menuju album penuh AMIS yang dijadwalkan meluncur pada September 2025. Dengan pendekatan musik yang lebih luas dan eksploratif, AMIS menjanjikan banyak kejutan musikal di karya-karya berikutnya.

“Local Wisdumb” bukan sekadar lagu, tapi semacam potret kritis terhadap kenyataan sosial yang dikemas dengan gaya khas AMIS—satir, tajam, namun tetap jenaka dan berani.

“Lirik ini gua tulis serius dan penuh riset, asik. Untungnya Mas Iga bersedia jadi produser. Musiknya jadi ikutan serius juga. Hasil akhirnya bener-bener di luar ekspektasi gua,” ujar AMIS dalam keterangannya.

 

 


Kerap Mengangkat Isu-isu Politik

Penyanyi folk AMIS saat merilis single terbaru berjudul “Local Wisdumb”. (Dok. IST)

Dikenal lewat gaya folk-blues yang kuat serta lirik-lirik lugasnya, AMIS kerap mengangkat isu-isu politik, sosial, hingga spiritualitas dalam karya-karyanya. Ia pun kerap disebut sebagai salah satu penerus semangat Iwan Fals, terutama karena performa panggungnya yang berani, penuh energi, dan membawa pesan bermakna.

Musiknya banyak disebut sebagai representasi keresahan anak muda, khususnya mahasiswa, terhadap kondisi sosial-politik hari ini. Karakter vokal dan narasi dalam lagunya dianggap mencerminkan suara generasi yang tidak puas dengan keadaan.

 

 


Kata Pemerhati Musik

Penyanyi folk AMIS saat merilis single terbaru berjudul “Local Wisdumb”. (Dok. IST)

Pandangan senada disampaikan oleh pemerhati musik sekaligus mantan jurnalis Rolling Stone Indonesia, Wendi Putranto, yang menyebut AMIS sebagai sosok pembaru penting dalam ranah musik folk Indonesia.

“AMIS merupakan harapan baru folk balladeer lokal yang membuat genre ini menjadi ancaman kembali setelah sekian lama terlena dalam 'kenyamanan' industri,” ujar Wendi.

“Ia berani menggugat tema-tema sensitif yang telah mengakar di masyarakat dengan penyampaian sederhana, mudah dipahami sekaligus cerdas menghibur. AMIS adalah bahaya laten yang jujur dan bernas, semoga selamanya bisa begitu, Indonesia membutuhkannya.”

 


Telah Menelurkan Berbagai Karya

Sebelumnya, AMIS telah menelurkan berbagai karya seperti mini album “Surga di Telapak Kaki Bapa” (2021) dan album penuh “Filosofi Males” (2024). Beberapa lagunya, seperti “Selamat Hari Raya Media Sosial”, “Bagaimana Jika Kristen yang Masuk Surga”, “Darurat Judi”, dan “O Kanan O Kanan Kiri Kotak Segitiga Atas”, telah meraih angka putar tinggi di berbagai platform musik digital.

Kini, “Local Wisdumb” telah resmi dirilis dan dapat didengarkan di seluruh layanan pemutar musik digital. Lagu ini menandai langkah baru AMIS dalam menyuarakan keresahan kolektif lewat jalur musik yang tak hanya jujur, tapi juga menggugah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya