Suasana permukiman padat penduduk di bantaran Sungai Ciliwung, kawasan Manggarai, Jakarta, Rabu (14/5/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Guna mengatasi persoalan banjir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta berencana melanjutkan proyek normalisasi Sungai Ciliwung pada Juni 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Proyek yang sudah ada sejak era Gubernur Joko Widodo tersebut, hingga kini perkembangannya masih terhambat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Faktor utama terhambatnya proyek normalisasi Sungai Ciliwung adalah permasalahan pembebasan lahan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Bahkan, di sejumlah titik masih terdapat penolakan dari warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Dengan pendekatan yang lebih humanis, Pemprov Jakarta akan terus berusaha untuk kembali melanjutkan pengerjaan proyek normalisasi Sungai Ciliwung. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Untuk diketahui, dari rencana normalisasi Sungai Ciliwung sepanjang 33,69 kilometer, baru sekitar 17,17 kilometer yang telah diselesaikan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Sementara sisanya, 16,5 kilometer lainnya, masih terhambat karena adanya penolakan terkait pembebasan lahan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)