Berjaya di Arthayasa Open 2025 Jadi Modal Bagus Jendry Palandeng Hadapi SEA Games 2025

Jendry Palandeng menjadi yang terbaik di kelas 140 cm dengan dua kuda berbeda. Dia mencatatkan clear round.

oleh ThomasDiperbarui 11 Mei 2025, 22:38 WIB
Jendry Palandeng Rajai Arthayasa Open 2025

Liputan6.com, Jakarta- Atlet berkuda dari Top Line H Sport Arthayasa, Jendry Palandeng, merajai Arthayasa Open 2025 kelas 140 cm Sarga FEI CS-I 1* W Sea League Qualifier 1. Turun dengan menggunakan dua kuda berbeda, Jendry selalu menjadi yang terbaik pada perlombaan di Arthayasa Stables, Depok, Minggu (11/5/2025).

Di kelas 140 cm, Jendry turun memakai kuda Cadou 4 dan Living Pleasure W. Hasilnya Jendry mampu mengalahkan tiga atlet berkuda lainnya yakni Rahman Setiawan, Ferry Wahyu Hadiyanto dan Andry Prasetyono.

Jendry menjadi satu-satunya riders yang berhasil mencatatkan clear round alias menyelesaikan pertandingan tanpa kesalahan sama sekali. Yang luar biasa, Jendry sukses meraih clear round dua kali dengan dua kuda berbeda.

Sedangkan tiga riders lainnya tidak ada yang bisa menyelesaikan round pertama dengan clear round. Dengan Cadou 4, Jendry mencatatkan waktu 79,49 detik. Sedangkan bersama Living, Jendry menorehkan catatan waktu 82,68 detik.

Karena hanya Jendry yang mencatatkan clear round dengan dua kuda berbeda maka babak jump off ditiadakan. Juara bersama diberikan untuk Jendry. Sedangkan gelar juara ketiga direbut oleh Rahman.

Dengan menjadi juara bersama, Jendry masing-masing meraih hadiah 728,875 dolar Amerika Serikat. Sedangkan Rahman sebagai juara ketiga merebut 441 dolar Amerika Serikat. Ferry harus puas finis di urutan empat disusul Andry.

"Sebenarnya saya enggak nyangka juga karena salah satu kuda yang saya naiki itu masih muda dan baru beberapa kali, dua kali lah, kalau yang satu lagi sudah tiga tahun lah sama saya. Jadi baru hari ini cukup memuaskan selama ini kerja keras kita terbayar," ujar Jendry.


Bersiap ke SEA Games 2025

Jendry Palandeng Rajai Arthayasa Open 2025

Kemenangan di Arthayasa Open 2025 ini menjadi modal bagus bagi Jendry untuk bisa meraih hasil bagus lainnya di ajang berikutnya termasuk SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang.

Jendry siap mati-matian bila dipercaya membela Indonesia di SEA Games 2025. Dia yakin persiapan sekitar enam bulan akan cukup untuk berbicara banyak di Thailand.

"Kalau SEA Games kan antarnegara, kita bela negara kayak benar-benar mati-matian. Selama ini SEA Games kita cukup mendominasi ya. Pada 2013 saya pernah dapat emas dan perunggu di SEA Games Myanmar," ujar Jendry.

Lanjut Baca:

Arthayasa Open 2025 memang menjadi salah satu ajang persiapan atlet berkuda Indonesia menatap SEA Games 2025. Pasalnya di Arthayasa Open 2025 para atlet menjajal rintangan 140 cm. Sedangkan di SEA Games 2025 rintangannya 120-130 cm. "Nanti SEA Games dipertandingkan kelas 120 team dan 130 individu, maka kita kualifikasinya di kelas 140 cm. Jadi tak mungkin kirim level sama. Pasti level di atasnya supaya potensi kita untuk menang jauh lebih besar," ujar Rafiq Radinal selaku Ketua Komisi Equestrian PP Pordasi. Rafiq yakin Indonesia akan bisa berprestasi di berkuda SEA Games 2025. Pordasi menargetkan dua medali emas dapat dibawa pulang ke Indonesia. "Di SEA Games peluang kita sangat besar tentunya dari jumping, kemudian dari eventing. Cuma sayangnya eventing kita sudah lama tak berjalan, jadi akan diuber dari arahan ketua Pordasi pak Aryo Djojohadikusumo," sambung Rafiq.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya