5 Fakta Terkait Kecelakaan Maut di Purworejo yang Tewaskan 11 Orang

Kecelakaan maut melibatkan truk dan angkot terjadi di Jalan Raya Purworejo menuju Magelang, Jawa Tengah pada Rabu pagi 7 Mei 2025.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 11 Mei 2025, 13:00 WIB
Warga menonton dan memberi bantuan kepada para korban kecelakaan di Jalan Raya Magelang-Purworejo, Kamis (8/4/2021)

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan maut melibatkan truk dan angkot terjadi di Jalan Raya Purworejo menuju Magelang, Jawa Tengah pada Rabu pagi 7 Mei 2025. Truk berisi muatan pasir menabrak angkot berisi ibu-ibu yang hendak melakukan pengajian.

Dugaan sementara kecelakaan truk tabrak angkot disebabkan karena truk berisi pasir mengalami rem blong. Kemudian, Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyebutkan, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

"Iya meninggal 10 orang, 6 orang luka ringan, sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar AKBP Andry, Rabu 7 Mei 2025.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi turut berduka terhadap kecelakaan maut truk pasir menabrak angkot di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia.

Dudy mengungkap kecelakaan itu melibatkan truk dengan muatan pasir dan satu unit angkutan kota (angkot).

"Kementerian Perhubungan turut prihatin dan berduka cita atas kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan pasir dengan angkot yang berisi rombongan guru serta menabrak sebuah rumah di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo pada Rabu 7 Mei 2025," ucap Dudy dalam keterangannya.

Dia juga mengungkap temuan pelanggaran dalam kecelakaan truk pasir yang tabrak angkot tersebut. Ternyata, kata Dudy, truk pasir tersebut tidak memiliki izin resmi.

"Adapun telah diperiksa pada Aplikasi Mitra Darat, truk tersebut tidak terdaftar di dalam sistem perizinan yang dimiliki oleh Kementerian Perhubungan," beber Dudy.

Berikut sederet fakta terkait kecelakaan maut di Jalan Raya Purworejo menuju Magelang pada Rabu pagi 7 Mei 2025 dihimpun Tim News Liputan6.com:

 

1. Kecelakaan Truk Tabrak Angkot Rombongan Ibu-Ibu Pengajian

Truk ODOL disebut-sebut sebagai biang kerok kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan banyak korban jiwa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kecelakaan maut melibatkan truk dan angkot terjadi di Jalan Raya Purworejo menuju Magelang, Rabu pagi 7 Mei 2025. Truk berisi muatan pasir menabrak angkot berisi ibu-ibu yang hendak melakukan pengajian.

Dari informasi awal, akibat peristiwa kecelakaan itu, sebanyak 10 orang dilaporkan meninggal dunia. Korban kecelakaan sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Dugaan sementara kecelakaan truk tabrak angkot disebabkan karena truk berisi pasir mengalami rem blong.

Sementara itu, Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyebutkan, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

"Iya meninggal 10 orang, 6 orang luka ringan, sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," katanya.

Saat ini pihak kepolisian telah melarang warga mendekat ke TKP karena akan dilakukan penyelidikan.

 

2. 11 Orang Meninggal, Menhub Berduka

Ilustrasi kecelakaan (Foto: Pixabay)

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi turut berduka terhadap kecelakaan maut truk pasir menabrak angkot di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. Dudy mengungkap kecelakaan itu melibatkan truk dengan muatan pasir dan satu unit angkutan kota (angkot).

"Kementerian Perhubungan turut prihatin dan berduka cita atas kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan pasir dengan angkot yang berisi rombongan guru serta menabrak sebuah rumah di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo pada Rabu 7 Mei 2025," kata Dudy dalam keterangannya, Rabu 7 Mei 2025.

Dia menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Kala itu, truk pasir dengan nomor polisi B 9970 BYZ melaju dari arah Magelang. Setibanya di lokasi kejadian perkara, truk oleng tak terkendali kemudian menabrak satu angkot dan sebuah rumah yang berada di depannya.

"Pada peristiwa ini sementara didapatkan data 11 korban meninggal dunia dan sebanyak 6 orang lainnya mengalami luka-luka. Korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD terdekat dari TKP," kata Menhub Dudy.

 

3. Truk Penyebab Kecelakaan Maut Purworejo Tak Punya Izin

Bukan hanya itu, truk ODOL juga menjadi penyebab jalan-jalan rusak. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kemudian, Menhub Dudy mengungkap temuan pelanggaran dalam kecelakaan truk pasir yang menabrak angkutan kota (angkot) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Ternyata, truk pasir tersebut tidak memiliki izin resmi.

"Adapun telah diperiksa pada Aplikasi Mitra Darat, truk tersebut tidak terdaftar di dalam sistem perizinan yang dimiliki oleh Kementerian Perhubungan," kata Dudy.

Informasi, Kecelakaan maut melibatkan truk dan angkot terjadi di Jalan Raya Purworejo menuju Magelang, Rabu pagi 7 Mei 2025. Truk berisi muatan pasir menabrak angkot berisi ibu-ibu yang hendak melakukan pengajian.

Kecelakaan tersebut menyebabkan 11 orang meninggal dunia. Serta, 6 korban lainnya mengalami luka-luka.

Dudy menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Kala itu, truk pasir dengan nomor polisi B 9970 BYZ melaju dari arah Magelang.

Setibanya di lokasi kejadian perkara, truk oleng tak terkendali kemudian menabrak satu angkot dan sebuah rumah yang berada di depannya.

 

4. KNKT Turun Tangan

Sejatinya, pemerintah sudah sejak lama memberi perhatian pada keberadaan truk ODOL. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Lebih lanjut, Menhub Dudy mengatakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub telah terjun ke lokasi.

Tim gabungan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga ikut mendalami penyebab kecelakaan.

"Saat ini Ditjen Hubdat tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan setempat dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut," tuturnya.

 

5. Identitas 11 Korban Tewas, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Sejumlah truk melintasi ruas jalan tol Tangerang-Jakarta, Kota Tangerang, Banten, Rabu (2/3/2022). Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan pemberlakuan penuh kebijakan bebas truk kelebihan muatan (over dimension overload/ODOL) diundur menjadi tahun 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi 11 korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut yang melibatkan truk bermuatan pasir dengan angkot rombongan ibu-ibu pengajian di Jalan Raya Purworejo-Magelang, Desa Kalijambe, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kasi Humas Polres Purworejo Ajun Komisaris Polisi Ida Widiastuti mengatakan, kesebelas korban meninggal dalam kecelakaan truk bermuatan pasir dengan minibus di Purworejo tersebut merupakan warga Kabupaten Magelang.

Berikut identitas korban kecelakaan maut di Purworejo:

  1. Aulia Anggi Praktiwi (26) warga Desa Tamanagung
  2. Divya Kreswinanda (25) warga Mertoyudan
  3. Isna Hayati (27) warga Mungkid
  4. Naely Nur Sadiyah (23) warga Mungkid
  5. Finna Mukaromah (28) warga Mungkid
  6. Nely Suroya (warga Mungkid)
  7. Melani Septiani (26) warga Ambarketawang
  8. Naqi Umi Rohmah (27) warga Mungkid
  9. Siti Khur Fatonah (27) warga Borobudur
  10. Hesti Nurngaini Rahayu (24) warga Borobudur

Adapun satu korban lainnya atas nama Edy Sunarto (71) warga Mungkid, Kabupaten Magelang, diduga merupakan sopir minibus yang terlibat dalam kecelakaan di Purworejo tersebut.

Selain 11 korban meninggal dunia, terdapat lima korban yang mengalami luka-luka, termasuk pemilik rumah yang tertabrak dua kendaraan yang terlibat kecelakaan.

"Lima korban luka sudah dirawat di RSI Purworejo " kata AKP Ida.

Sementara sopir truk bermuatan pasir berinisial L, warga Bojonegoro, Jawa Timur, yang terlibat kecelakaan itu mengalami luka berat dan dirawat di Rumah Sakit Tjitro Wardoyo, Purworejo.

Peristiwa kecelakaan yang melibatkan sebuah truk pengangkut pasir dengan minibus terjadi di Jalan Raya Purworejo-Magelang, Desa Kalijambe, Kabupaten Purworejo, Rabu.

Kecelakaan yang terjadi di jalan dengan kontur menurun tersebut bermula ketika truk bermuatan pasir dengan nomor polisi B 9970 BYZ melaju dari arah utara ke selatan.

Truk melaju mendahului minibus di jalan menurun tersebut, tetapi kemudian truk hilang kendali, terguling, dan menabrak sebuah rumah yang berada di lokasi kejadian.

Hingga kini polisi masih mendalami dugaan penyebab kecelakaan yang mengakibatkan 11 orang korban meninggal dunia tersebut.

Infografis Target Truk Obesitas ODOL Tak Lagi Mengaspal 2026. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya