Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2025 pada periode April hingga Juni.
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos melalui situs web cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos, menggunakan NIK KTP sebagai kunci utama. Proses pengecekan yang mudah dan cepat ini memastikan bantuan tepat sasaran.
Advertisement
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2025 ini telah dimulai, dan masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial menantikan informasi penyalurannya.
NIK KTP menjadi kunci utama dalam proses verifikasi dan penyaluran bansos, memastikan bantuan tepat sasaran. Pemerintah telah memastikan penyaluran bansos ini akan tetap dilakukan dan masyarakat dapat mengecek status penerimaan bantuan melalui berbagai metode yang tersedia.
Ada tiga metode mudah untuk mengecek status bansos PKH dan BPNT. Pertama, melalui situs web cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan data diri lengkap.
Kedua, melalui situs yang sama dengan hanya menggunakan NIK KTP. Ketiga, melalui aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh di Play Store. Pastikan data yang diinput akurat agar proses pengecekan berjalan lancar dan mendapatkan informasi yang tepat.
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Lewat cekbansos.kemensos.go.id
Situs web cekbansos.kemensos.go.id menyediakan dua metode pengecekan. Metode pertama membutuhkan data diri lengkap seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa, dan nama sesuai KTP.
Metode kedua hanya membutuhkan NIK KTP, provinsi, dan kabupaten/kota. Setelah memasukkan data, klik 'Cari Data' atau 'Cek Penerima', sistem akan menampilkan status penerimaan bansos.
Pastikan data yang dimasukkan akurat dan sesuai dengan data di KTP. Jika data tidak ditemukan, Anda dapat mengecek data Anda di dinas sosial setempat atau melalui aplikasi layanan yang tersedia.
Selalu waspada terhadap informasi yang tidak resmi dan pastikan Anda mendapatkan informasi terbaru dari sumber terpercaya, seperti situs web resmi Kementerian Sosial.
Proses pengecekan di situs web cekbansos.kemensos.go.id relatif cepat dan mudah. Namun, pastikan koneksi internet Anda stabil untuk menghindari kendala selama proses pengecekan. Jika mengalami kesulitan, coba beberapa kali atau hubungi layanan bantuan yang tersedia di situs web tersebut.
Cara Cek Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi Cek Bansos dapat diunduh melalui Play Store. Setelah instalasi, buat akun dengan mengisi data diri lengkap, termasuk NIK, alamat, email, dan kata sandi.
Unggah foto diri dan foto KTP untuk verifikasi akun. Setelah akun terverifikasi, Anda dapat memeriksa status bansos Anda melalui menu yang tersedia di aplikasi.
Aplikasi Cek Bansos memberikan kemudahan akses informasi bansos kapan pun dan di mana pun. Antarmuka aplikasi yang user-friendly memudahkan pengguna dalam melakukan pengecekan status bansos. Namun, pastikan Anda memiliki koneksi internet yang stabil untuk mengakses aplikasi dan fitur-fiturnya.
Aplikasi ini juga memberikan informasi tambahan mengenai program bansos, jadwal penyaluran, dan persyaratan penerima bansos. Dengan demikian, aplikasi ini menjadi sumber informasi yang komprehensif bagi penerima bansos.
Besaran Bantuan PKH 2025
- Ibu Hamil/Nifas: Rp750.000 per tahap
- Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp750.000 per tahap
- Siswa SD/sederajat: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap
- Penyandang Disabilitas: Rp600.000 per tahap
- Lansia: Rp600.000 per tahap
Perlu diingat bahwa besaran bantuan ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Untuk informasi terbaru dan terpercaya, selalu pantau situs resmi Kementerian Sosial. Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2025 diperkirakan akan dilakukan pada bulan Mei atau paling lambat Juni 2025. Namun, informasi resmi mengenai tanggal pasti pencairan masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
Pastikan data Anda selalu terupdate di DTKS yang kini telah beralih ke DTSEN untuk meningkatkan akurasi data dan memastikan bantuan tepat sasaran. Dengan sistem baru ini, diharapkan bantuan sosial dapat sampai ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkan. Selalu waspada terhadap informasi yang tidak resmi dan pastikan Anda mendapatkan informasi terbaru dari sumber yang terpercaya.