Pramono Anung Soroti Tawuran di Jakarta, Siap Tangani Secara Tegas

Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan, sejumlah insiden tawuran remaja di Jakarta sudah menjadi catatan. Dia menyatakan, tidak akan pandang bulu menindak pelaku di dalamya.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 08 Mei 2025, 18:55 WIB
Menggunakan transportasi umum, Pramono Anung berangkat dari rumah dinasnya di sekitaran Taman Surapati, Jakarta Pusat menuju kawasan Matraman di Jakarta Timur. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan, sejumlah insiden tawuran remaja di Jakarta sudah menjadi catatan. Dia menyatakan, tidak akan pandang bulu menindak pelaku di dalamya.

"Jadi tawuran di Jakarta ini ada dua cara pencegahan dan juga cara penanganannya. Kepala Dinas Satpol PP saya minta untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mencegah melakukan tawuran yang ada," kata Pramono di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Pramono juga mendapat laporan, mereka yang terlibat tawuran dalam keadaan setengah sadar. Baik dalam pengaruh alkohol atau pun obat terlarang.

"Saya juga baru dari teman-teman sekalian, biasanya yang melakukan tawuran itu kondisinya tidak sepenuhnya dalam keadaan sadar, dan untuk itu operasi juga harus dilakukan untuk mencegah jangan sampai tawuran terjadi," tutur dia.

Politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) ini mengaku ngeri saat melihat konten tawuran di sosial media. Apalagi, para pelakunya tidak segan membawa senjata tajam untuk saling serang. Maka dari itu, tidak ada toleransi untuk menindak tegas mereka yang terlibat. 

"Saya terus terang melihat di YouTube konten tawuran itu saya ngeri karena banyak yang membawa senjata tajam, dan untuk itu saya akan segera yang seperti ini akan kita tangani dengan cara tegas," Pramono menandasi. 

 

Buat Posko Terpadu

Sebelumnya, kepolisian melalui Polres Metro Jakarta Selatan memberi perhatian serius terhadap aksi tawuran yang terjadi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel) beberapa waktu lalu.

Salah satu upaya untuk mencegah kejadian serupa, Polres Metro Jaketa Selatan akan membangun posko terpadu di wilayah yang rawan terjadi tawuran.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Rahmat Idnal menerangkan, posko terpadu rencananya akan dibangun di sekitar wilayah Manggarai. Posko ini akan difungsikan sebagai pusat koordinasi guna mengantisipasi tawuran maupun balapan liar.

"Kami akan membangun posko terpadu antisipasi tawuran maupun balapan liar yang ada di wilayah Manggarai," kata Ade dalam keterangannya, Selasa (6/5/2025).

Ade menekankan pentingnya kerja sama lintas wilayah dan instansi, mengingat lokasi kejadian melibatkan dua wilayah administratif berbeda.

"Hal ini sangat penting dilakukan karena peristiwa tawuran tersebut ada dua wilayah hukum atau wilayah kependudukan yaitu antara warga jalan tambak jakpus dan warga Manggarai Jaksel," ucap dia.

 

Polisi Tak Akan Segan

Ade menegaskan, polis tidak akan segan menindak tegas para pelaku tawuran yang terbukti membawa senjata tajam, parang, atau senapan angin.

"Apabila ditemukan pelaku tawuran membawa parang senapan angin maupun senjata tajam lainnya dan memproses sesuai aturan hukum yang berlaku," terang dia.

Menurut Ade, penegakan hukum akan dilakukan sesuai peraturan yang berlaku.

"Kami akan proses secara hukum. Siapa pun yang terbukti membawa senjata dalam bentrokan akan kami tindak," kata dia.

Disisi lain, Ade mengatakan, patroli rutin akan ditingkatkan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan tawuran. Selain itu, polisi juga aktif menyosialisasikan layanan telepon darurat 110 kepada masyarakat.

"Kami lakukan patroli skala prioritas secara terpadu serta mensosialisasikan nomor telepon darurat bantuan kepolisian 110," tandas Ade Ary.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya