Liputan6.com, Jakarta - Dalam Sinetron Cinta di Ujung Sajadah episode kali ini diceritakan ketegangan meningkat saat Alia merasa terpojok oleh Indra, sementara Rindu cemas dengan kesehatan Ayu. Di sisi lain, Adi menemukan bukti penting yang dapat mengubah segalanya.
Artikel: Indra mengarahkan taksi yang ditumpangi Alia ke alamat yang telah ia tentukan, membuat Alia merasa cemas dan tertekan. Sementara itu, Rindu sedang berbicara di telepon dengan Ayu, namun percakapan mereka terputus ketika Umi memberi tahu bahwa Ayu sedang demam. Rindu merasa khawatir, tetapi Umi mencoba menenangkannya.
Advertisement
Seorang satpam tetangga mendatangi Adi dan memberinya rekaman CCTV. Adi segera membawa rekaman tersebut ke kantor polisi untuk diperlihatkan. Sementara itu, Indra berterima kasih kepada satpam tersebut karena telah melakukan apa yang dimintanya. Saat bertemu Alia, Adi mengancam bahwa Alia bisa kembali ke penjara, membuat Alia semakin tegang.
Rindu pulang dan memanggil Ayu, membuat Alia merasa kesal, namun ia memutuskan untuk fokus mengurus Cantik dan Anggun yang kini sibuk dengan les balet dan piano sehingga jarang bertemu dengannya. Umi berbicara dengan Fauzan, menekankan bahwa Rindu dan Ayu perlu pulang, dan memintanya untuk tidak bersikap egois. Fauzan pun mulai memikirkan permintaan Umi tersebut.
Di tempat kursus seni, Ratih dan Carla mengantar Cantik dan Anggun. Alia diam-diam datang ke sana dan terkejut melihat Indra, Ratih, dan Widya berbicara akrab sambil tertawa. Carla memperhatikan Alia yang tampak ketakutan dan merasa heran.
Sementara itu, Fauzan, Rindu, dan Ayu menikmati piknik bersama, tampak bahagia. Setelah itu, Fauzan mengantar Rindu dan Ayu kembali ke pesantren. Ayu merasa heran, tetapi Fauzan menjelaskan bahwa ia harus menyelesaikan urusan dengan Alia terlebih dahulu. Di sisi lain, Adi dan temannya berhasil menyelamatkan beberapa file penting yang sempat terbakar.
Saksikan terus Sinetron Cinta di Ujung Sajadah di SCTV.