Anak-anak Palestina menunggu di dekat dapur umum yang membagikan makanan siap saji di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah pada 5 Mei 2025. (Eyad BABA/AFP)
Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza memburuk secara signifikan sejak Israel memblokir semua bantuan masuk ke wilayah tersebut sejak 2 Maret 2025 lalu atau beberapa hari sebelum melanjutkan agresi militernya setelah kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas berakhir. (Eyad BABA/AFP)
Ratusan ribu warga Palestina dari segala usia mengalami kerawanan pangan tingkat tinggi di Gaza. (Eyad BABA/AFP)
Kantor Media Pemerintah Gaza dalam pernyataannya, pada Senin (5/5/2025), mengatakan lebih dari 3.500 anak di bawah usia lima tahun menghadapi ancaman kematian karena kelaparan. (Eyad BABA/AFP)
Sementara itu, dalam cengkeraman blokade Israel yang sistematis ini, sekitar 290.000 anak berada di ambang kematian. (Eyad BABA/AFP)
Diketahui, Israel terus mencegah masuknya segala bentuk bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, termasuk pasokan susu formula bayi, dan suplemen gizi untuk anak-anak. (Eyad BABA/AFP)
Dalam dua bulan terakhir, Israel telah memblokir masuknya truk bantuan yang berisi pasokan medis, bahan bakar, dan makanan ke Gaza. (Eyad BABA/AFP)
Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa ribuan anak-anak Palestina di Jalur Gaza menghadapi ancaman kelaparan karena blokade Israel yang terus berlanjut. (Eyad BABA/AFP)
Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada minggu lalu bahwa persediaan makanan mereka telah menipis. (Eyad BABA/AFP)
Mereka memperingatkan tidak lama lagi dapur umum yang menjadi andalan ribuan warga Palestina terpaksa berhenti beroperasi. (Eyad BABA/AFP)