Pasangan Muda Terekam CCTV Buang Bayi di Pulogadung Jaktim, Pelaku Ditangkap

Penyidik Polres Jaktim telah menangkap pasangan muda yang viral diduga membuang bayi di depan rumah warga di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

oleh Tim NewsDiperbarui 05 Mei 2025, 13:51 WIB
Pasangan muda terekam CCTV diduga membuang bayi di depan rumah warga di kawasan Pulogadung Jakarta Timur. Kini pelaku sudah ditangkap polisi. (Foto: Instagram @warungjurnalis)

Liputan6.com, Jakarta - Pasangan muda diduga membuang bayinya yang baru berumur lima hari di depan sebuah rumah di Jalan Jatinegara Kaum 1, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Aksi kedua pasangan muda itu terekam CCTV dan videonya viral di media sosial.

Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat seorang laki-laki dan perempuan sedang berjalan di salah satu permukiman warga pada malam hari.

Pria tersebut sambil memakai helm dan menggendong bayi tampak berjalan sambil sesekali melihat kondisi rumah di sekitar lokasi. Sementara seorang perempuan menenteng barang bawaan yang diduga berisi keperluan bayi tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, kedua pasangan muda yang membuang bayi tersebut telah ditangkap.

"Sudah ditangkap pelakunya," kata Nicolas saat dikonfirmasi, Senin (5/5/2025).

Dia menjelaskan, bayi tersebut ditelantarkan di depan rumah pasangan suami istri (pasutri) inisial J dan S di Jalan Jatinegara Kaum 1, Pulo Gadung, Jakarta Timur pada pukul 03.28 WIB. Saat itu, keduanya mendengar tangisan tepat berada di depan rumahnya.

Setelah dicek, rupanya ada seseorang yang menelantarkan bayi laki-laki malang itu depan rumahnya lengkap dengan tas berisikan keperluan bayi.

"Saksi melihat ada seorang bayi laki-laki yang ditaruh di bale di depan rumahnya dengan diselimuti kain jarik dan disebelah bayi tersebut ada tas belanja warna kuning yang berisi kelengkapan bayi," ucap Nicolas.

 

Polisi Gali Motif Pelaku Buang Bayi

Bayi malang itu kemudian dirawat sementara oleh pasutri tersebut dengan diberi susu dan dibersihkan. Bersama dengan pengurus RT setempat, J dan S membawa bayi mungil tersebut ke bidan guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Nicolas menyebut, berdasarkan keterangan sementara saksi, terdapat bekas suntikan dan bekas cap di kedua telapa kaki bayi itu.

"Diperkirakan bayi berumur sekitar lima hari karena tali pusar sudah mengering," ucap Nicolas.

Saat ini kasus masih didalami oleh penyidik untuk mengetahui motif dari pasangan muda yang membuang bayi malang tersebut.

 

Reporter: Rahmat Baihaqi

Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya